Beberapa fasilitas yang dimaksud diantaranya, penyediaan area Wi-Fi, pojok merokok, hingga penambahan kipas dan exhaust fan tengah dipersiapkan.
Kepala Unit Pasar Jambu Dua Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Iwan Arip Budiman mengatakan, sejumlah fasilitas tersebut menjadi bagian dari evaluasi setelah pusat kuliner mulai ramai didatangi masyarakat.
"Masih ada beberapa titik yang terasa gerah dan kurang sejuk. Nanti bisa jadi ada penambahan exhaust fan maupun kipas agar pengunjung lebih nyaman," ujar Iwan kepada Radar Bogor.
Baca Juga: Warga Minta Jarak Perbaikan Jalan Ciherang Dramaga Bogor Diperpanjang
Selain memperbaiki sirkulasi udara, pengelola juga berencana menyediakan area khusus merokok. Fasilitas Wi-Fi pun akan disiapkan untuk mendukung aktivitas para pedagang kuliner.
Tak hanya itu, fasilitas pendukung lainnya juga terus dilengkapi. Pengelola telah menambah kursi, meja, hingga tempat cuci tangan di kawasan kuliner.
Menurut Iwan, layanan kebersihan juga dibuat lebih optimal. Sebab, kawasan kuliner memiliki standar kebersihan yang berbeda dibandingkan area perdagangan lainnya.
"Karena ini pusat kuliner, tentu kebersihannya harus lebih diperhatikan. Makanya layanan kebersihan kami buat lebih efektif," jelasnya.
Ke depan, pengelola juga menyiapkan area parkir yang lebih tertata, musala, dan toilet yang bersih. Sementara komoditas fesyen akan ditempatkan pada area terpisah sehingga kawasan kuliner menjadi lebih fokus dan nyaman.
Iwan menuturkan, Pasar Jambu Dua memiliki potensi besar sebagai destinasi kuliner karena berada di lokasi yang strategis, diapit Jalan Pajajaran dan Jalan Ahmad Yani.
Menurutnya, promosi kawasan tersebut juga berkembang secara alami. Banyak kreator media sosial dan TikToker yang datang untuk membuat konten sehingga semakin banyak masyarakat mengenal pusat kuliner Pasar Jambu Dua.
"Awalnya memang sudah ada bubur ayam dan mi pasar. Sekarang pedagang jajanan semakin banyak bergabung sehingga kawasan kuliner terus berkembang," pungkasnya. (bay)
Editor : Eka Rahmawati