Tangani Dampak Sosial, Pemkot Gandeng Pengurus DDII Kota Bogor Periode 2026–2031 Pasca Dilantik

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 17:11 WIB
Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi, mendampingi Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Jawa Barat, KH. M. Roinul Balad melantik Pengurus DDII Kota Bogor Periode 2026-2031 . (Dok. Pemkot Bogor)
Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi, mendampingi Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Jawa Barat, KH. M. Roinul Balad melantik Pengurus DDII Kota Bogor Periode 2026-2031 . (Dok. Pemkot Bogor)

RADAR BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menghadiri sekaligus mendampingi Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Jawa Barat, KH. M. Roinul Balad, dalam pelantikan jajaran Pengurus DDII Kota Bogor masa bakti 2026–2031.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Pelantikan pengurus dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Jawa Barat Nomor 0157/SK/DDJBR/VII/1448H/2026M mengenai pengesahan struktur Majelis Pertimbangan serta susunan Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kota Bogor untuk periode 2026–2031.

Baca Juga: BROS Academy Genap Setahun, Kini Bina 74 Atlet Sepatu Roda di Kota Bogor

Berdasarkan keputusan tersebut, KH. M. Abbas Aula ditetapkan sebagai Ketua Majelis Pertimbangan DDII Kota Bogor, sedangkan posisi Ketua DDII Kota Bogor diemban oleh KH. Abdul Halim.

Dalam sambutannya, Denny Mulyadi menyampaikan doa sekaligus harapan agar seluruh pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, menjunjung tinggi integritas, serta memiliki semangat pengabdian dalam melayani masyarakat.

Pada pelantikan yang mengangkat tema ketahanan keluarga itu, Denny juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menjalin kolaborasi dengan DDII Kota Bogor dalam menghadapi berbagai persoalan sosial maupun ancaman yang berpotensi berdampak kepada masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor.

“Saya sangat setuju Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kota Bogor bekerja sama dan berkolaborasi dalam pembinaan mental bagi ASN Pemkot Bogor melalui dakwah di masing-masing perangkat daerah. Saat ini dinamika sosial seperti pinjaman online dan yang lainnya tidak hanya menjebak masyarakat, namun ada juga beberapa ASN. Menjadi tugas kita semua dalam menangani dampak sosial tersebut,” kata Denny Mulyadi dalam keterangannya di laman resmi Pemerintah Kota Bogor.

Sebagai langkah untuk memperkuat sinergi tersebut, Denny menyarankan agar DDII Kota Bogor menjalin koordinasi dan komunikasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor.

Sementara itu, Ketua DDII Provinsi Jawa Barat, KH. M. Roinul Balad, menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki lima pilar utama, yakni menjaga akidah, menegakkan syariah, memperkuat ukhuwah dengan berbagai pihak yang memiliki visi dan misi sejalan, membangun solidaritas, serta mendukung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Dewan dakwah selalu terdepan dalam membela keutuhan NKRI. Untuk para pengurus yang baru dilantik, langsung registrasi SKT langsung dan segera melaksanakan rapat kerja,” ucapnya.

Editor : Eka Rahmawati
DDII bogor pemkot