RADAR BOGOR - Keberadaan Kebun Kreatif di Kota Bogor mendapat apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah Fauzi saat mengunjungi Rumah Kreatif Kebun Sastra dalam rangka kegiatan Jelajah SAPA Hari Anak Nasional, Minggu, 19 Juli 2026.
Komunitas yang telah berdiri hampir dua dekade itu dinilai konsisten menghadirkan ruang belajar yang aman dan inklusif bagi anak-anak dari berbagai latar belakang.
Selama kurang lebih 18 tahun beroperasi, Kebun Kreatif membina puluhan anak, termasuk anak yatim, anak musisi jalanan, serta anak-anak dari keluarga rentan. Selain menjadi tempat belajar, komunitas tersebut juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan bakat dan kreativitas.
Dalam kesempatan itu, Arifah Fauzi menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.
Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, serta mewujudkan impian tanpa memandang latar belakang.
"Melalui peringatan Hari Anak Nasional, Bunda ingin membahagiakan anak-anak di seluruh Indonesia, termasuk anak-anak yang ada di Kebun Kreatif. Kalian adalah generasi masa depan Indonesia," ujar Arifah.
Menteri PPPA menjelaskan, program Jelajah SAPA menjadi sarana bagi Kementerian PPPA untuk berdialog langsung dengan anak-anak, mendengarkan aspirasi mereka, sekaligus memastikan hak-hak anak terus menjadi perhatian dalam berbagai kebijakan.
Arifah juga memberikan motivasi kepada para peserta agar terus menuntut ilmu, tekun beribadah, dan tidak ragu memiliki cita-cita setinggi mungkin. Menurutnya, setiap anak memiliki peluang yang sama untuk meraih profesi apa pun di masa depan.
"Siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi guru, dokter, polisi, tentara, menteri, bahkan Presiden. Karena itu, teruslah rajin belajar, rajin beribadah, dan jangan pernah berhenti bersemangat," jelasnya.
Pendiri Kebun Kreatif, Heri, mengatakan saat ini komunitas yang dibangunnya membina sekitar 50 anak dari berbagai kelompok rentan.
Ia berharap dukungan berbagai pihak terus mengalir agar semakin banyak anak memperoleh akses terhadap ruang belajar yang aman sekaligus tempat untuk mengembangkan potensi diri.
"Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak anak memperoleh ruang yang aman untuk belajar, berkarya, dan mewujudkan cita-citanya," kata Heri.
Pada kegiatan tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut menyalurkan bantuan sebanyak 100 kilogram ikan kembung kepada anak-anak di Kebun Kreatif. Bantuan itu diberikan sebagai bagian dari edukasi mengenai pentingnya konsumsi ikan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Machmud, menjelaskan bahwa ikan kembung mengandung protein dan asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi perkembangan otak. Karena itu, ia berharap anak-anak membiasakan diri mengonsumsi ikan agar tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi emas Indonesia.
"Kami berharap anak-anak gemar makan ikan agar tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi emas Indonesia," imbuhnya. (uma)
Editor : Eka Rahmawati