RADAR BOGOR - Kawasan di dekat Istana Bogor menjadi sarang gembel dan pengemis alias gepeng. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor akam melakukan penanganan di lokasi.
Para gepeng kerap berada di kawasan Jalan Sudirman atau tepatnya di samping sekolah Regina Pacis dan terlihat gubuk hingga jemuran.
Juru parkir Wahyu mengungkapkan hampir setiap melihat aktivitas gepeng di lokasi tersebut dengan beragam aktivitas dilakukan, mulai dari mandi hingga tidur.
“Iya paling nongkrong, mandi, tidur paling gitu ada juga, di situ juga ada buat duduk-duduk kaya gubuk,” kata Wahyu kepada Radar Bogor, Selasa, 21 Juli 2026.
Gepeng yang datang ke lokasi itu berbeda-beda, warga sudah hafal dengan gelagat mereka bahkan sudah terbiasa melihat beraktivitas.
“Karena mungkin warga juga sudah terbiasa jadi tidak mengganggu, kalau dibilang banyak tidak, karena orangnya beda-beda,” terang Wahyu.
Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi RSUD Bogor Utara Seret ASN Jadi Tersangka, DPRD Minta Usut Tuntas
Hanya saja aktivitas gepeng ini acap kali membahayakan pengguna jalan, sebab mereka bisanya menyebrang jalan sembarangan.
“Iya itu pasti setiap harikan bahaya, kalau dia ngeganggu-ganggu warga di sini tidak, karena itu tadi mungkin sudah terbiasa,” kata Wahyu.
Selama pengalamannya, ia mengaku belum pernah melihat ada petugas yang melakukan patroli sehingga mereka masih leluasa berkativitas di lokasi tersebut.
Sementara itu menanggapi hal ini, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinsos Kota Bogor, Choki Irsanja akan segera menindak lanjuti aduan ini.
“Nanti kami tindak lanjuti segera, tim malam akan melakukan penyisiran dalam waktu dekat,” ujar Choki saat dikonfirmasi Radar Bogor.
Choki mengungkapkan pihaknya memang saat ini tengah gencar melakukan patroli terhadap aktivitas gepeng ataupun ODGJ dan dalam satu bulan ini lebib kurang ada 6 yang diamankan.
“Yang enam itu ODGJ, kalau yang Orang Terlantar Dalam Perjalanan (OTDP) biasanya langsung kita antar ke terminal,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati