Tutup MPLS, SDN Gunung Batu 1 Bogor Santuni Anak Yatim, Ajak Siswa Baru Rawat Pohon

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 15:08 WIB
SDN Gunung Batu 1 Kota Bogor menutup rangkaian MPLS) tahun ajaran 2026/2027. (Foto: Fikri/Radar Bogor)
SDN Gunung Batu 1 Kota Bogor menutup rangkaian MPLS) tahun ajaran 2026/2027. (Foto: Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - SDN Gunung Batu 1 Kota Bogor menutup rangkaian MPLS tahun ajaran 2026/2027 dengan menggelar santunan bagi anak yatim dan penanaman pohon, Rabu 22 Juli 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan nilai kepedulian sosial dan cinta lingkungan kepada para siswa sejak hari pertama bersekolah.

Kepala SDN Gunung Batu 1 Kota Bogor, Wulan Ratna Ningrum mengatakan, santunan bagi anak yatim merupakan agenda rutin sekolah yang tahun ini baru dapat dilaksanakan bersamaan dengan penutupan MPLS.

"Hari ini merupakan kegiatan penutupan MPLS sekaligus santunan anak yatim. Pada 10 Muharram kemarin kami belum sempat melaksanakannya, sehingga baru bisa direalisasikan hari ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, MPLS berlangsung selama lima hari, mulai 15 - 21 Juli 2026. Selama kegiatan berlangsung, siswa kelas 1 dikenalkan dengan lingkungan sekolah, ruang belajar, serta berbagai fasilitas yang tersedia.

Sementara itu, siswa kelas tinggi mengikuti kegiatan di kelas masing-masing, seperti menyusun kesepakatan kelas, pembentukan organisasi kelas, serta penguatan karakter.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah, AS Gempur Iran Sembilan Hari Berturut-turut

Pada acara penutupan, sekolah juga melepas atribut MPLS secara simbolis dan menggantinya dengan topi dan dasi SD.

Pada tahun ajaran baru ini, SDN Gunung Batu 1 menerima 112 siswa baru kelas 1. Dengan tambahan tersebut, jumlah peserta didik di sekolah itu kini mencapai 715 siswa.

Selain penutupan MPLS, sekolah memberikan santunan kepada 25 siswa yatim yang berasal dari kelas 1 hingga kelas 6.

Sekolah juga melanjutkan program peduli lingkungan melalui penyerahan pohon dari orang tua siswa baru.

Setiap siswa baru menyumbangkan satu pohon yang akan ditanam dan dirawat selama mereka menempuh pendidikan di SDN Gunung Batu 1.

"Harapannya anak-anak memiliki rasa tanggung jawab untuk merawat pohon tersebut hingga mereka lulus dari sekolah," kata Wulan.

Untuk mendukung pengembangan minat dan bakat, SDN Gunung Batu 1 juga menambah dua kegiatan ekstrakurikuler baru, yakni handball dan angklung. Dengan penambahan itu, jumlah ekstrakurikuler di sekolah tersebut kini menjadi 12.

Menurut Wulan, angklung kembali diaktifkan setelah sempat vakum karena banyaknya permintaan dari orang tua siswa.

Baca Juga: Stadion Pakansari Bogor Pulih Total! Garuda Kembali Punya Kandang untuk Piala AFF 2026

Melalui beragam pilihan ekstrakurikuler, sekolah ingin memberi ruang bagi siswa mengembangkan potensi di bidang akademik maupun nonakademik.

"Kami ingin anak-anak terus meraih prestasi. Tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga nonakademik. Tahun ini kami berhasil menembus tingkat provinsi pada O2SN cabang renang. Mudah-mudahan tahun depan cabang lainnya juga bisa menyusul," tuturnya.

Setelah rangkaian MPLS selesai, seluruh siswa akan mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar secara efektif mulai Kamis 23 Juli 2026. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
SDN Gunung Batu 1 kota bogor mpls