Bogor Innovation Award 2026 Masuk Tahap Seleksi Substansi, 151 Inovasi Bersaing

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 15:16 WIB
Pembukaan lomba Bogor Innovation Award (BIA) 2026 di Musrenbang Kota Bogor. (Foto: Sofyansyah/Radar Bogor)
Pembukaan lomba Bogor Innovation Award (BIA) 2026 di Musrenbang Kota Bogor. (Foto: Sofyansyah/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Bogor Innovation Award (BIA) 2026 memasuki tahap seleksi substansi.

Sebanyak 151 inovasi yang lolos seleksi administrasi Bogor Innovation Award 2026 kini dinilai oleh tim juri untuk menentukan peserta yang berhak melaju ke tahapan berikutnya.

Koordinator Lomba Bogor Innovation Award 2026, Lusi Nurbaiti Badri dari Bapperida Kota Bogor mengatakan, tahun ini panitia menerima 373 proposal inovasi pada ajang bertema Spark Your Idea: Innovation and Collaboration Empowering the Future.

Dari jumlah tersebut, 151 inovasi dinyatakan lolos seleksi administrasi dan kini menjalani penilaian substansi.

"Seleksi substansi merupakan tahap penilaian mendalam untuk memastikan inovasi yang diajukan memiliki nilai tambah, kebaruan, serta potensi implementasi yang baik," ujarnya.

Pada tahap ini, tim juri menilai kualitas inovasi, tingkat kebaruan ide, cara kerja produk atau prototipe, hingga manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga: Tutup MPLS, SDN Gunung Batu 1 Bogor Santuni Anak Yatim, Ajak Siswa Baru Rawat Pohon

Berdasarkan paparan panitia, peserta terbanyak berasal dari kategori Pelajar SMA, SMK, dan MA.

BIA 2026 mempertandingkan lima kategori, yakni Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bogor, Pelajar SMP atau MTs, Pelajar SMA atau SMK atau MA, Masyarakat, serta Perguruan Tinggi, Pelaku Usaha, dan Lembaga.

Selain kompetisi inovasi, BIA 2026 juga menghadirkan Talent Competition yang melombakan lima cabang, yaitu Modern Dance, Traditional Dance, Singing, Photography, dan Cosplay.

"Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan meningkatnya antusiasme masyarakat Kota Bogor untuk menghadirkan inovasi di berbagai bidang," kata Lusi.

Tahap seleksi substansi dilakukan oleh lima juri yang berasal dari berbagai bidang.

Mereka adalah Koordinator Perlindungan Kekayaan Intelektual Direktorat Manajemen Kekayaan Intelektual BRIN Irwan Budhi Iswanto, Analis Kebijakan Ahli Madya BSKDN Kemendagri Nuril Fikri Aulia.

Wakil Kepala Bidang Pengembangan Agribisnis Science Techno Park IPB Prof. Dr. Ir. Tri Prartono, CEO Radar Bogor Ira Nihrawati AS, serta Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Bogor Hj. Henny Nurliani.

Setelah seleksi substansi, peserta akan mengikuti validasi lapangan, dilanjutkan presentasi dan wawancara sebelum memasuki puncak Festival Inovasi sekaligus penetapan pemenang.

Bogor Innovation Award merupakan kompetisi inovasi yang diselenggarakan Bapperida Kota Bogor sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang menghasilkan karya inovatif.

Pemenang BIA 2026 akan memperoleh hadiah dengan total Rp126 juta, sertifikat, fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta pendampingan inkubasi agar inovasi dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih luas.

Baca Juga: Tak Sekadar MPLS, Koramil Ciampea Tanamkan Bela Negara di SMK Pelita Bogor, Kobarkan Semangat Siswa

Program ini berawal dari Kompetisi Rancang Inovasi Bogor (KRIBO) pada 2019, kemudian berganti nama menjadi BIA sejak 2022 dengan fokus memperkuat kualitas inovasi dan proses inkubasi.

Melalui kompetisi ini, Pemkot Bogor mendorong lahirnya inovasi yang mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus mendukung terwujudnya visi Bogor Beres dan Bogor Maju. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
Bogor Innovation Award seleksi inovasi