RADAR BOGOR - Jogging track Lapangan Sempur saat ini tengah diperbaiki. Aktivitas olahraga di lokasi tersebut dihentikan sementara waktu hingga 17 Agustus 2026.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Abdul Rosyid mengatakan momen perbaikan itu jadi waktu yang tepat untuk merealisasikan rencana pemisahan jalur.
“Betul dipisah antara jalur lari dan pejalan kaki, saya akan segera sampaikan ini kepada dinas terkait,” kata Abdul Rosyid kepada Radar Bogor.
Pemisahan jalur akan berdampak baik terhadap aktivitas warga, langkah ini bisa memberikan kenyamanan terhadap pelari dan pejalan kaki.
Baca Juga: 68 Manajer Koperasi Merah Putih Bakal Bertugas di Kota Bogor, Tapi Gerainya Baru Ada Lima
“Saya setuju untuk membuat nyaman masyarakat yang berolahraga, lebih tertib, tidak saling tabrakan, yang lari bisa konsisten, yang jalan tidak terburu buru,” ujar Abdul Rosyid.
Abduk Rosyid menyarankan agar Pemerintah Kota Bogor bisa mencontoh seperti halnya yang sudah direalisasikan di Lapangan Gasibu Bandung.
“Kaya di Gasibu Bandung, track jalan dan lari di kasih tulisan, bahkan ada yg kasi tulisan lucu di track jalan ‘Bagi yang Selifie’ gitu,” terang Abdul Rosyid.
Pemerintah Kota Bogor dipandang Abdul Rosyid tidak perlu merubah warna antara track lari dan jalan, cukup dengan garis penanda saja.
“Karena kalau sekarang anggarannya sudah terplot, yang mudah-mudah saja dengan garis dulu, warna sama tidak apa-apa yang penting ada tulisan,” ucap Abdul Rosyid.
Sekadar informasi, rencana pemisahan track lari dan jalan di Lapangan Sempur sudah bergulir sejak satu tahun silam, tetapi hingga saat ini tak kunjung terealisasi. (bay)
Editor : Eka Rahmawati