Orang Tua Bayi yang Ditemukan Meninggal di Ciparigi Bogor Terungkap, Masih Diperiksa Polisi

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 20:41 WIB
Polisi saat mendatangi lokasi temuan bayi di Kelurahan Ciparigi, Kota Bogor. (Foto : Polisi)
Polisi saat mendatangi lokasi penemuan bayi di Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor. (Dok. Polsek Bogor Utara)

RADAR BOGOR - Orang tua bayi yang ditemukan meninggal di Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor akhirnya terungkap, Kamis, 23 Juli 2026. 

Kanit PPA Polresta Bogor Kota, Ipda Intan Dian Kartini membenarkan informasi ini, tetapi ia belum merinci motif di balik penemuan bayi perempuan itu.

“Benar (Sudah ditemukan) mohon waktu,” kata Ipda Intan saat ditanya soal keberadaan orang tua bayi yang ditemukan meninggal.

Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Imam Dwi menambahkan unit PPA Polresta Bogor Kota masih melakukan pemeriksaan terhadap orang tua bayi tersebut.

“Iya sudah unit PPA masih melakukan pemeriksaan, setelah selesai nanti perkembangan diberitahukan kembali,” terang Ipda Imam kepada Radar Bogor.

Penemuan bayi ini sempat membuat geger warga di Kampung Tanah, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, jasadnya dibungkus di dalam tas berwarna hitam.

Baca Juga: Polsek Cileungsi Bogor Tangkap Pria yang Diduga Sering Curi Minyak Goreng di Minimarket

Kapolsek Bogor Utara AKP Enjo Sutarjo mengatakan bayi tersebut pertama kali ditemukan di salah satu rumah warga pada Rabu, 21 Juli 2026 malam.

“Bhabin Ciparigi ditelpon sama ketua RT sekitar 19.20 yang menginformasikan ada temuan bayi meninggal di Kampung Tanah Sewa Ciparigi,” jelas AKP Enjo.

Aparat kepolisian segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memastikan kebenaran informasi penemuan bayi tersebut. 

“Setelah datang di TKP, memastikan bahwa betul ada bayi sudah meninggal umur baru satu hari melahirkan, kemudian jenis kelamin perempuan,” jelas Kapolsek Bogor Utara. 

Bayi tersebut ditemukan pertama kali di dalam kardus yang sudah terbungkus dengan tas hitam, warga yang menemukannya pun sempat panik.

“Ketika lagi beres-beres, di dalam sebuah dus ada tas hitam, ternyata ada bayi yang sudah meninggal dunia,” terang Enjo.

Tujuan warga beres-beres itu karena rekan anaknya sedang tinggal bersama, hendak mencari kerja dan rekan anaknya saat itu hendak pindah rumah ke sebuah kosan di Tanah Sareal.

Para saksi kemudian langsung dibawa ke Polresta Bogor Kota untuk dilakukan pemeriksaan sedangkan bayi tersebut dibawa ke salah satu rumah sakit. (bay)

Editor : Eka Rahmawati
bogor bayi ciparigi orang tua