RADAR BOGOR - Rotasi mutasi pejabat di Pemkot Bogor kembali dilakukan. Kali ini menyasar pada pejabat administrator dan pejabat pengawas.
Sebanyak lima pejabat yang mengisi kursi tersebut resmi dilantik pada, Senin 27 Juli 2026. Pelantikan dipimpin langsung Wali Kota Bogor Dedie Rachim.
Dedie menjelaskan rotasi mutasi pejabat dalam sebuh organisasi besar seperti pemerintahan merupakan hal yang sudah biasa terjadi.
“Dan hari ini ada lima, ada dari Kabag Kesra, Kabag PBJ, kemudian Wadir RSUD, kemudian Kabid di Bapenda, dan Kasi SDM di Satpol PP,” beber Dedie.
Mereka yang mendapat jabatan baru diharap bisa bekerja lebih optimal. Peran pejabat administator dan pengawas dalam hal ini tidak bisa dianggap remeh.
“Mudah-mudahan dengan sudah definitif mereka bisa bekerja lebih giat lagi, lebih semangat lagi,” kata Dedie pada awak media di Balaikota Bogor.
Baca Juga: Wisata Alam Hijau Portia: Wisata Aliran Sungai dengan Camping Seru di Desa Cipendawa, Pacet
Pejabat yang hari ini dilantik, disebut Dedie punya peran sebagai pelapis kedua. Mereka diberi mandat untuk membantu kinerja pejabat eselon II.
“Kepala daerah itu punya Sekda dan kepala dinas. Tentu Kepala Dinas harus punya partner, partnernya tadi administrator. Jadi mereka ini sebagai second layer,” ucapnya.
Kerja sama dimasing-masing jabatan ini wajib hukumnya. Tujuannya untuk mendukung pola kerja yang baik di lingkungan Pemkot Bogor.
Berdasarkan catatan Radar Bogor, selama bulan Juli 2026 sudah dua kali rotasi mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.
Sebanyak 15 pejabat administrator dan pejabat pengawas pada 17 Juli 2026 mendapatkan treatment serupa. Mereka digeser dari kurisi yang sebelumnya dijabat. (bay)
Editor : Yosep Awaludin