RADAR BOGOR - Empat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di lingkungan Pemkot Bogor masih kosong. Kursi tersebut hingga kini masih diisi oleh Pelaksana Tugas.
Kursi JPT di Pemkot Bogor yang masih kosong itu di antaranya, Kepala Diskominfo, Kepala DPMTSP, Kepala Bapperida, dan Satu Staf Ahli.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan kandidat yang akan mengisi kursi JPT tersebut hingga saat ini masih melakukan Uji Kompetensi (Ujikom).
“Kami masih berproses Ujikom, tunggu Pertek dari BKN sambil dirasa-rasa mana yang cocok,” kata Dedie di Balaikota Bogor, Senin 27 Juli 2026.
Dedie tidak ingin asal-asalan menempatkan seseorang dalam sebuah jabatan. Apalagi ke depan, tantangan yang dihadapi semakin besar.
Baca Juga: Aston Villa vs Real Sociedad : Duel Pramusim Sengit, La Real Dijagokan Menang
“Kalau kita tidak tempatkan orang-orang yang tepat sesuai jamannya, kredibiltasnya itu jadi persoalan lagi,” terang Dedie pada awak media.
Oleh karena itu, Dedie masih meraba sosok yang tepat untuk mengisi jabatan startegis itu. Iapun mengaku masih teras menggali informasi terkait kandidatnya.
“Saya ngobrol sana-sini, menarik informasi, yang bersangkutan saya tanya juga, fashionnya apa, nanti kita tempatkan orang-orang yang cocok,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala BKPSDM Kota Bogor, Dani Rahadian menjelaskan pengisian kursi kepala dinas saat ini sudah tidak lagi menggunakan skema open bidding.
“Tapi sekarang pakai sistem merit. Pakai skema manajemen talenta, jadi kuris yang kosong pasti akan segera diisi,” kata Dani pada Radar Bogor.
Seleksi manajement talenta sudah lama dimulai. Dani menjelaskan setiap pengisian jabatan diikuti oleh 5 orang suksesor atau peserta.
“Sudah (Manajement Talenta) ringgal rekomendasi dari tim Panitia Seleksi. Setiap pengisian 1 jabatan, calon suksesor ada 5 orang,” jelas Dani.
Namun saat ini baru ada 10 orang yang mengikuti seleksi manajement talenta. Sosok yang terpilih akan ditempatkan untuk mengisi Kepala DPMTSP dan Bapperida.
“Sekarang baru 2 dulu pengisian, yaitu DPMTSP dan Bapperida jadi ada 10, sisanya segera menyusul,” beber Dani beberapa waktu lalu.
Dani enggan merinci siapa saja yang sudah mengikuti seleksi manajemen talenta itu. Ia menggaransi semua prosesnya disesuaikan dengan aturan yang berlaku. (bay)
Editor : Yosep Awaludin