Modus Game Online Terlarang Sasar Anak-Anak di Kota Bogor, Jangkauan Pencegahan Diperluas

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 12:47 WIB
Sosialisasi bahaya game online terlarang di Kota Bogor.
Sosialisasi bahaya game online terlarang di Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Jangkauan pencegahan game online terlalang di Kota Bogor diperluas. Pemerintah mulai mewanti-wanti aktivitas tersebut dilakukan oleh anak-anak.

Polisi Pamong Praja, Satpol PP Kota Bogor, Apit Budiman menjelaskan pihaknya pun kian gencar sosialisasi bahaya game online terlarang ke sekolah-sekolah.

Dari awal tahun sudah ada 3.000 siswa yang mendapat sosialisasi itu. Mereka berasal dari 23 SMP Negeri yang ada di Kota Bogor dan dua SMA Negeri.

“Kalau untuk tingkat SMP Negeri kami sudah semua. Kalau untuk ditingkat SMAN kami sudah sosialisasi ke dua sekolah yakni SMAN 2 dan SMAN 7,” beber Apit.

Langkah itu dilakukan bukan tanpa dasar. Modus gim online terlarang kini sudah merambah ke permainan-permainan yang biasa dimainkan oleh anak-anak.

Dalam permainan online ada istilah top up. Skema itu rupanya masuk dalam aktivitas game online terlarang. Sebab biasanya mereka yang kalah saldonya langsung ludes.

Baca Juga: Bikin Anak Lahap Makan! Ini Rahasia Masak Kentang dan Sayap Ayam ala Restoran

“Kalau kata PPATK begitu. Judi itukan permainan. Mereka yang menang pertandingan dapat hadiah. Kalau enggak menang ya hangus saldonya,” ujar Apit.

Anak-anak yang sudah kecanduan, akan rela melakukan segala cara. Perilaku ini dinilai akan berdampak pada perundungan yang ada di sekolah.

“Maka kami juga melalui Satpol PP Sahabat Pelajar juga sekaligus sosialisasi bullying. Karena ini bisa berdampak juga terhadap perilaku itu,” terang Apit.

Kedepan program ini akan dikembangkan dengan instansi lain. Salah satunya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor.

“Kalau DP3A advokasi dan psikologi ke anak-anak yang terkena perundungan ataupun anak-anak yang sudah keranjingan gim online terlarang,” jelas Apit.

Disamping itu sosialisasi bahaya gim online terlarang kepada masyarakat juga tetap dilakukan. Teranyar kegiatan tersebht dilakukan pada bulan Mei 2026 lalu.

“Sebenarnya titiknya cuma satu, tapi pesertanya dari 6 kecamatan. Dibagi 4 hari. Tiga hari berturut-turut, kemarin kami laksanakan di Hotel Royal,” terang Apit.

Baca Juga: Jalan Bomang Bogor Bakal Jadi Kawasan Pertanian Terpadu, Ada Sentra Semangka dan Taman CFD

Upaya ini perlahan membuahkan hasil.  Peringkat pemain gim online terlarang di Kota Bogor menurun, yang mulanya nomor satu di Jawa Barat.

“Meski belum signifikan tapi ada perubahannya. Misalnya duku Kota Bogor itu tertinggi di Jawa Barat pemain game online terlarang, sekarang sudah ketiga ataupun ke empat,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
kota bogor satpol pp game online terlarang