Pasca Dipagari, Area Perlintasan Kereta Jalan Sholeh Iskandar Bogor bakal Dibangun Taman

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 17:42 WIB
Penutupan perlintasan kereta api sebidang di Jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor, Rabu, 29 Juli 2026. (Sofiansyah/Radar Bogor)
Penutupan perlintasan kereta api sebidang di Jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor, Rabu, 29 Juli 2026. (Sofiansyah/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Penataan perlintasan kereta di Jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor terus berlanjut. Pasca dipagari, Pemkot Bogor berencana bangun sebuah taman di sekitar lokasi tersebut

Rencana ini mengemuka saat Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengecek proses pemagaran di perlintasan kereta Solis, Rabu, 29 Juli 2026.

Pantauan Radar Bogor di lokasi seluruh area kanan, baik di sisi timur atau pun barat sudah dipagar sehingga warga sudah tidak bisa lagi melakukan aktivitas penyebrangan.

Dedie menjelaskan pemagaran dilakukan bukan tanpa alasan. Perlintasan kereta Sholeh Iskandar (Sholis) disebut Dedie jadi langganan kecelakaan yang merenggut korban jiwa.

Baca Juga: Metode Talent Mapping MTsN 3 Bogor Jadi Role Model bagi Madrasah di Indonesia

“Di titik ini sudah beberapa kali kecelakaan, bahkan ada beberapa kendaraan yang menerobos, sehingga menimbulkan korban,” kata Dedie kepada wartawan.

Oleh karenanya, pemagaran tersebut bagian dari langkah antisipatif Pemkot Bogor untuk menekan angka kecelekaan yang kerap terjadi di perlintasan Sholis.

“Sebelumnya kan longgar, dengan adanya pembatasa atau pemagaran ini masyarakat bisa kita selamatkan dari potensi terjadinya kecelakaan,” ujar Dedie.

Pemagaran perlintasan Sholisbdisebut Dedie sudah mendapat restu dari berbagai pihak. Mulai dari PT KAI, Dirjen Perkeretaapian hingga Kementerian Perhubungan.

Terdapat satu pintu di ujung pagar, Dedie pun menyerahkan akses tersebut ke PT KAI guna memudahkan mereka dalam proses perawatan rel kereta.

“Kalau ada apa-apa mereka bisa mudah melakukan pemeliharaan tanpa harus koordinasi dengan kami,” ujar Dedie di perlintasan Sholis.

Ke depan sisa lahan sisa di perlintasan kereta tersebut akan dibuat semacam taman kecil. Dedie telah memerintahkan Disperumkim untuk segera mewujudkan rencana tersebut.

“Setelah ini yang diseberang, di putaran KS Tubun saya sudah tugaskan disperumkim untuk dibangun taman kemudian yang di sini juga akan dijadikan taman,” ucapnya.

Tujuan membangun taman agar area perlintasan Solis bisa lebih tertata termasuk tidak ada aktivitas jual beli yang kerap dilakukan oleh para PKL.

“Jangan semuanya juga dikuasai oleh PKL kumuh, nanti menimbulkan kerawanan, kita ingin para petugas tidak berat tugasnya, kita ringankan dengan meurunkan potensi terjadinya kerawanan,” pungkasnya. (bay)

Editor : Eka Rahmawati
bogor Sholeh Iskandar perlintasan kereta