Sumur Warga Mengering Imbas Kemarau, 145 KK di Sukaresmi Kota Bogor Krisis Air Bersih

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB
BPBD Kota Bogor menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di wilayah Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal. (Dok. BPBD Kota Bogor)
BPBD Kota Bogor menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di wilayah Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal. (Dok. BPBD Kota Bogor)

RADAR BOGOR – Kekeringan mulai berdampak pada warga Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Sumber mata air dan sumur warga mengering hingga menyebabkan 145 kepala keluarga (KK) kesulitan mendapatkan air bersih.

Kondisi tersebut dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor pada Rabu, 29 Juli 2026. Kekeringan terjadi di wilayah RT 03 dan RT 04/RW 02, Kelurahan Sukaresmi.

Kepala BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan kekeringan terjadi setelah sumber mata air dan sumur warga mengering.

BPBD kemudian melakukan assessment di lokasi untuk mengetahui kondisi warga yang terdampak, petugas juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, serta RT/RW setempat.

“Karena sumber mata air dan sumur warga kering,” katanya.

Baca Juga: Ijazah Terjatuh ke Sumur, Pelajar di Ciampea Bogor Minta Bantuan Damkar

Sebagai langkah penanganan, BPBD Kota Bogor menyalurkan sekitar 4.000 liter air bersih kepada warga terdampak. Penyaluran dilakukan personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kota Bogor pada Rabu siang.

Petugas mulai bergerak menuju lokasi sekitar pukul 13.30 WIB. Penanganan dan penyaluran air bersih selesai sekitar pukul 15.45 WIB.

Dalam penanganan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor turut hadir di lokasi. BPBD juga melibatkan Kelurahan Sukaresmi, Kelompok Tanggap Bencana (Keltana) Sukaresmi, serta RT/RW setempat.

BPBD menyebut kebutuhan mendesak warga saat ini berupa air bersih. Kondisi kekeringan masih menjadi perhatian karena sumber air yang biasa digunakan warga belum kembali tersedia.

Warga terdampak tersebar di RT 03 dan RT 04/RW 02 dengan jumlah mencapai 145 KK. BPBD memastikan assessment dan distribusi air bersih telah dilakukan sebagai respons awal terhadap kondisi tersebut. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
bogor kemarau air bersih sukaresmi