RADAR BOGOR - Penutupan perlintasan sebidang di Jalan MA Salmun kembali mencuat. Pemkot Bogor disebut tengah menyiapkan rencana teknisnya.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menjelaskan penutupan perlintasan Jalan MA Salmun itu, bagian dari keberlanjutan program penataan perlintasan kereta di Kota Bogor.
“Kita mempersiapkan DED untuk penutupan lintasan satu bidang di Jalan MA Salmun. Lokasi itu akan kita tutup total,” kata Dedie pada awak media di lintasan perlintasan Solis.
Masyarakat tidak perlu khawatir kesulitan untuk menyebrang. Sebab pemerintah digaransi Dedie akan turut menyiapakn fasilitas penggantinya.
“Kita coba menyiapkan JPO atau fly over untuk penyebrangan pemotor. Ini langkah yang kita ambil untuk mengantisipasi dan meminimalisir korban,” jelas Dedie.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembanguna flay over di Jalan MA Salmun akan ditanggung langsung oleh pemerintah pusat.
Kepastian itu mengemuka saat Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin membersamai DPR RI meninjau lintasan kereta MA Salmun pertengahan Juni lalu.
Pembangunan fly over disebut Jenal akan dimulai pada tahun 2027 mendatang. Rencana ini menjadi salah satu prioritas yang ditangani pemerintah pusat.
Fly over MA Salamun nantinya tidak hanya bisa dilintasi oleh pejalan kaki saja, namun pengendara motor juga bisa memanfaatkan akses penyebrangan tersebut.
“Tadi kami survei juga ke Jalan MA Salmun, dan itu masuk intervensi untuk tahun 2027 dibangunkan fly over,” kata Jenal beberapa waktu lalu.
Perlintasan Jalan MA Salmun sendiri saat ini sudah dipasangi palang. Pengendara tidak bisa seenak jidat saat melintas ke lokasi tersebut.
Palang lintasan kereta dengan cat warna merah putih itu dipasang dari kedua jalur, baik dari arah Pasar Anyar ataupun sebaliknya.
Di lokasi itu juga terlihat petugas khusus. Menggunakan seragam berwarna oren mereka menarik tali yang tersambung dengan palang saat kereta melintas.
Pengendara tampak lebih tertib. Mereka kini mesti berhenti sejenak di belakang palang daat kereta melintas ke MA Salmun menuju Bogor atau sebaliknya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin