Tingkatkan Kualitas Pendidikan Inklusif, KAGUME Bogor Latih Guru Terapkan Terapi Edukatif untuk ABK

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:49 WIB
KAGUME Bogor melatih guru untuk terapkan terapi edukatif untuk ABK. Foto: Kagume for Radar Bogor
KAGUME Bogor melatih guru untuk terapkan terapi edukatif untuk ABK. Foto: Kagume for Radar Bogor

RADAR BOGOR – Ikatan Guru Anak Istimewa (KAGUME) Kota Bogor menggelar Pelatihan Terapi Edukatif bagi Guru Pendamping Khusus (GPK), guru, dan pemerhati pendidikan inklusif di Sekolah Alam Al Giva, Sabtu, 1 Agustus 2026. 

Kegiatan KAGUME Bogor menjadi langkah untuk memperkuat kemampuan pendidik dalam memberikan layanan pembelajaran yang lebih sesuai bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Mengusung tema "Belajar Bermakna untuk Semua: Peran GPK melalui Pendekatan Terapi Edukatif", pelatihan KAGUME Bogor tersebut bertujuan membekali para pendidik dengan strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan mampu menjawab kebutuhan setiap peserta didik.

Baca Juga: Tempat Nongkrong di Bogor Utara, Rumah Ons Uns Punya Sego Goreng Smokey yang Bikin Nagih

Wakil Ketua KAGUME Kota Bogor, Handi Sopian, mengatakan peran Guru Pendamping Khusus saat ini semakin kompleks.

GPK tidak hanya bertugas membantu proses pembelajaran di kelas, tetapi juga perlu memahami karakter, potensi, serta kebutuhan setiap anak agar pendampingan yang diberikan lebih tepat sasaran.

"GPK harus mampu melihat kebutuhan masing-masing anak sehingga proses belajar dapat berjalan lebih optimal dan mendukung perkembangan mereka," ujarnya.

Baca Juga: Momen Spesial Ulang Tahun ke-1 Baby Andrew, Janji Manis DJ Bravy Jadi Sorotan Netizen

Dalam kegiatan tersebut, KAGUME menghadirkan okupasi terapis Purnama Betty sebagai narasumber.

Para peserta memperoleh materi mengenai dasar-dasar terapi edukatif, cara mengintegrasikan pendekatan terapi ke dalam kegiatan belajar mengajar, hingga praktik penerapannya di lingkungan sekolah.

Melalui pelatihan ini, guru diharapkan memiliki pemahaman yang lebih luas dalam membantu anak berkebutuhan khusus mengembangkan kemampuan akademik, keterampilan sosial, serta kemandirian dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Bukan Sekadar Toko Buku, Gramedia Bogor Yasmin Hadir dengan Konsep Kafe dan Ruang Komunitas

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan rangkaian sesi pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta berbagi pengalaman antarpendidik. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan antusiasme dalam meningkatkan kompetensi di bidang pendidikan inklusif.

Handi menyebut, kegiatan tersebut menjadi bukti meningkatnya kepedulian para pendidik terhadap pentingnya layanan pendidikan yang ramah dan mendukung keberagaman kebutuhan siswa.

"Kami berharap pelatihan ini dapat memperkuat kolaborasi antara guru, sekolah, dan tenaga profesional untuk menciptakan ekosistem pendidikan inklusif yang lebih adaptif, humanis, dan berpihak kepada kebutuhan setiap peserta didik," katanya.

Baca Juga: BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah Malang, Produksi Meningkat hingga Produk Olahan Tembus Pasar

Melalui program pelatihan tersebut, KAGUME Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan inklusif, sehingga setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang bermakna dan berkembang sesuai potensinya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
kagume terapi edukatif bogor guru abk