Perebutan Kursi Kepala Diskominfo dan Staf Ahli Memanas, 10 Kandidat Jalani Wawancara di Pemkot Bogor

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 11:01 WIB
Proses wawancara suksesor dalam mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi. Foto: Instagram BKSPDM
Proses wawancara suksesor dalam mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi. Foto: Instagram BKSPDM

RADAR BOGOR – Sebanyak 10 kandidat mengikuti tes wawancara suksesor sebagai bagian dari seleksi akhir untuk mengisi posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kota Bogor.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengatakan masing-masing jabatan, yaitu Kepala Diskominfo dan Staf Ahli Wali Kota diperebutkan oleh lima kandidat yang telah lolos ke tahap wawancara.

"Setiap formasi diikuti lima kandidat, baik untuk Kepala Diskominfo maupun Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia," ujar Denny.

Baca Juga: Federico Chiesa Tolak Gabung Como, Ingin Buktikan Diri di Liverpool

Ia menjelaskan, wawancara suksesor merupakan bagian dari penerapan sistem merit dalam manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pada tahap ini, para peserta diminta mempresentasikan makalah yang telah disusun sebelumnya sekaligus menunjukkan kesiapan mereka memimpin perangkat daerah.

"Yang dinilai meliputi makalah yang telah dibuat, kemampuan presentasi, serta kesiapan masing-masing kandidat dalam mengemban jabatan yang dilamar," jelasnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026, Laga Krusial

Menurut Denny, tahapan tersebut menjadi salah satu instrumen untuk mengukur kompetensi, pengalaman, potensi, hingga kapasitas kepemimpinan para peserta sebelum diputuskan siapa yang paling layak menduduki jabatan strategis tersebut.

Setelah proses wawancara selesai, tim suksesor akan melakukan penilaian dan menyusun peringkat para kandidat. Nama dengan nilai terbaik selanjutnya diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperoleh rekomendasi.

"Setelah wawancara akan dilakukan proses grading atau perengkingan. Hasilnya kemudian kami ajukan ke BKN untuk mendapatkan rekomendasi," katanya.

Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 3 Mulai Cair di Bank BRI dan BNI, Begini Nasib Pemilik KKS Mandiri

Pemkot Bogor menargetkan seluruh rangkaian seleksi dapat diselesaikan dalam waktu dekat sehingga pejabat definitif dapat dilantik pada Agustus 2026.

"Harapannya proses ini bisa segera rampung sehingga pelantikan dapat dilaksanakan pada bulan Agustus," tambah Denny.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah nama yang mengikuti seleksi merupakan pejabat yang telah berpengalaman di lingkungan Pemkot Bogor.

Untuk posisi Kepala Diskominfo, di antaranya terdapat Kepala Bagian Umum Setda Kota Bogor Abdul Manan Tampubulon dan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor Oki Tri Fasiasta Nurmala Alam.

Baca Juga: Minola Sebayang Klarifikasi Isu Sering Preskon, Ajak Ruben Onsu dan Sarwendah Masuk Saat Teduh

Sementara itu, kandidat untuk jabatan Staf Ahli Wali Kota antara lain Camat Bogor Barat Dudi Susandi, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Theo Patricino, serta Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Shahib Khan yang dikenal aktif dalam berbagai program penanggulangan pengangguran di Kota Bogor.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
wawancara bogor diskominfo pemkot