RADAR BOGOR - Pasar Merdeka yang direvitalisasi sejak tahun 2024 sudah hampir selesai. Tempat perbelanjaan ini siap kembali beroperasi bulan depan.
Hal ini mengemuka saat Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengecek progres revitalisasi Pasar Merdeka, pada Kamis 6 Agustus 2026 pagi.
Dedie menjelaskan revitalisasi Pasar Merdeka bagian dari upaya penataan kota.
Pedagang yang ada di area Semeru, MA Salmun, diharapkan bisa jualan di lokasi itu.
“Ini kapasitas tampung sekitar 450 pedagang. Say minta bekerja, supaya pedagang loak, pedagang barang bekas itu juga bisa masuk,” ujar Dedie.
Progres revitalisasi Pasar Merdeka sendiri sudah mencapai 90 persen. Pada akhir Agustus 2026 mendatang semua prosesnya ditargetkan rampung.
“Rencana bulan Agustus ini sudah selesai. Akhir September sudah mulai bertahap pedagang-pedagang kita masukan dulu,” terang Dedie.
Baca Juga: Cek Daerahmu, Tiga Provinsi dengan Kuota KPM Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 3
Saat ini pihak kontraktor masih mematangkan tahapan finishing, seperti menata area parkir luar, kemudian jaringan kelistrikan.
“Kita perlu listrik tambahan sedang diajukan ke PLN katanya si tidak dalam waktu yang lama akan bisa dipenuhi,” ujar Dedie, Kamis 6 Agustus 2026).
Konsep Pasar Merdeka diharapkan mampu mengakomodir semua kebutuhan. Mulai dari sandang, pangan, hingga onderdir motor dan barang-barang loakan.
“Ini tetap pasar bersih. Pokonya intinya kita ingin disini ada kombinasi antara sayur, buah ikan, ayam daging kemudian ada juga onderdil dan loak,” terang Dedie.
Letak geografis Pasar Merdeka dinilai cukup strategis. Sehingga lokasinya juga dimungkinkan untuk jadi pusat kuliner Kota Bogor.
“Ini kita lihat cukup representatif kualitas bangunannya juga mudah mudahan bisa dipertanggung jawabkan dan yang penting lokasinya luar biasa,” ucap Dedie.
Keberadaan Pasar Merdeka menambah pusat perbelanjaan di Kota Bogor. Saat ini sudah ada tiga lokasi yang dinilai cukup representatif.
Baca Juga: 3 Lagu JKT48 Bertema Kesehatan Mental yang Penuh Makna, Temani Bangkit di Masa Sulit
“Pertama kan ada Jambu Dua, kalau kita lihat perkembangannya sangat bagus.
Dimana sekarang brandingnya saat ini kepada kuliner,” jelasnya.
Kemudian Pasar Gembrong yang kini didominasi oleh para pedagang yang semula berjualan di gedung plaza dan Pasar Bogor. (bay)
Editor : Yosep Awaludin