Ratusan Kepala Sekolah di Kota Bogor Nonton Bareng Film Pramuka, Jadi Media Pendidikan Karakter

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 12:40 WIB
Nonton bareng film Pramuka di Bioskop Cinepolis Lippo Plaza Ekalokasari. (Foto: Fikri/Radar Bogor)
Nonton bareng film Pramuka di Bioskop Cinepolis Lippo Plaza Ekalokasari. (Foto: Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Ratusan kepala sekolah dan pembina Pramuka se-Kota Bogor  nonton bareng film PramukaFdi Cinepolis Lippo Plaza Ekalokasari, Kamis 6 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri kepala sekolah jenjang SD, SMP, SMA/SMK, jajaran Gerakan Pramuka, Dinas Pendidikan Kota Bogor, serta unsur Pemkot Bogor. 

Selain menikmati tayangan film Pramuka, para peserta juga diajak melihat bagaimana karya perfilman dapat dimanfaatkan sebagai sarana menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.

Melalui film tersebut, para pendidik didorong untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih menarik sekaligus relevan dengan kehidupan generasi muda.

Nilai kepemimpinan, disiplin, gotong royong, hingga semangat nasionalisme menjadi pesan utama yang diangkat dalam cerita.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor, Eko Prabowo, mengatakan pendidikan karakter tidak selalu harus disampaikan melalui metode konvensional.

Baca Juga: Kemensos Resmi Salurkan Bansos Tahap 3 Tahun 2026, KPM Punya Waktu 30 Hari untuk Cairkan Bantuan

Menurutnya, media kreatif seperti film mampu menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan nilai-nilai positif kepada siswa.

"Film dapat menjadi media edukasi yang menyenangkan sekaligus efektif. Selain memberikan hiburan, cerita dalam film Pramuka sarat dengan pesan tentang disiplin, kepemimpinan, kerja sama, serta semangat persatuan yang penting ditanamkan kepada generasi muda," ujarnya.

Eko menambahkan, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang mampu menarik minat siswa.

Karena itu, ia berharap film Pramuka dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media pendukung proses belajar sekaligus memperkuat implementasi Profil Pelajar Pancasila.

"Kami berharap seluruh sekolah dapat memanfaatkan film ini sebagai alternatif media pembelajaran yang menarik untuk mendukung pembentukan Profil Pelajar Pancasila sekaligus mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas," katanya.

Film Pramuka merupakan hasil produksi Alamanda Pictures bekerja sama dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan mulai tayang di bioskop sejak 20 Juli 2026.

Film yang disutradarai Alex Latief tersebut mengangkat kisah petualangan Panji bersama teman-temannya saat mengikuti perkemahan Penggalang.

Cerita berkembang menjadi misi penyelamatan setelah mereka tersesat di dalam hutan dan tanpa sengaja menemukan markas sindikat penculikan anak.

Dalam perjalanan itu, para tokohnya dituntut mengandalkan keberanian, kecerdikan, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama untuk menghadapi berbagai tantangan.

Produser Amanda Latief menjelaskan bahwa film ini dibuat bukan hanya sebagai hiburan keluarga, tetapi juga sebagai tontonan yang membawa pesan pendidikan dan pembentukan karakter.

Baca Juga: Bansos PKH Tahap 3 dan BPNT Cair Lagi Hari Ini 6 Agustus 2026, Cek Buktinya

"Melalui petualangan para anggota Pramuka, kami ingin menunjukkan bahwa berbagai keterampilan yang dipelajari dalam kegiatan kepramukaan bukan sekadar bekal saat berkemah, melainkan kemampuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ketika menghadapi berbagai persoalan," ungkapnya.

Dengan mengangkat nilai-nilai kepramukaan dalam kemasan yang menghibur, film Pramuka diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan dalam membangun karakter peserta didik yang disiplin, mandiri, berani, serta memiliki semangat gotong royong. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
kota bogor kepala sekolah nonton bareng pramuka