RADAR BOGOR - Dakwah tidak lagi hanya identik dengan ceramah di atas mimbar.
Di era digital, nilai-nilai Islam juga dapat disampaikan melalui karya kreatif, mulai dari seni, musik, film, teknologi, literasi, hingga konten digital yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Semangat tersebut menjadi benang merah dalam penyelenggaraan Muslim Fest XIV yang berlangsung di Lippo Plaza Ekalokasari Bogor pada 31 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Baca Juga: Pemkot Bogor Kerahkan Penggiat Pendidikan Jemput Anak Putus Sekolah hingga Door to Door
Ajang ini sekaligus menandai dimulainya Road to Bogor ICMI Islamic Festival (BIIFest) 2027, sebuah gerakan kolaboratif yang diinisiasi oleh ICMI Orda Kota Bogor untuk melahirkan generasi Muslim yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.
Tidak sekadar festival tahunan, kegiatan ini menjadi titik awal terbentuknya ekosistem kolaborasi yang mempertemukan dunia pendidikan, organisasi Islam, komunitas kreatif, pelaku ekonomi kreatif, hingga generasi muda dalam satu ruang sinergi.
BIIFest Bangun Ekosistem Kolaborasi Anak Muda Muslim
Ketua BIIFest 2027, Dewi Taurusyanti menegaskan, Road to BIIFest merupakan langkah strategis dalam membangun ruang kolaborasi yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, BIIFest dirancang bukan hanya sebagai agenda seremonial, melainkan sebagai gerakan bersama yang mendorong lahirnya karya-karya kreatif bernilai dakwah dan pemberdayaan.
"Road to BIIFest adalah perjalanan membangun ekosistem. Kami ingin membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar anak muda Muslim berani berkarya, berinovasi, dan menjadi bagian dari perubahan. BIIFest bukan milik satu organisasi, tetapi milik seluruh masyarakat Kota Bogor," ujar Dewi Taurusyanti.
Ia menambahkan, di tengah derasnya perkembangan teknologi dan budaya digital, dakwah dapat dikemas dalam berbagai bentuk yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Musik, perfilman, seni, teknologi, literasi, hingga konten kreatif menjadi media yang efektif untuk menyebarkan nilai-nilai Islam secara positif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Muslim Fest XIV Hadirkan Edukasi, UMKM Halal hingga Seni Islami
Selama sepuluh hari penyelenggaraan, Muslim Fest XIV menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak elemen masyarakat.
Mulai dari bazar UMKM halal, pameran produk, seminar, edukasi, hingga pertunjukan seni Islami yang diikuti sekolah, pondok pesantren, majelis taklim, organisasi Islam, komunitas kreatif, serta masyarakat umum.
Baca Juga: Pemkot Bogor Kerahkan Penggiat Pendidikan Jemput Anak Putus Sekolah hingga Door to Door
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha, komunitas, dan generasi muda untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkuat syiar Islam melalui pendekatan yang lebih inklusif.
Parade Seni Budaya Islam Jadi Sorotan Pengunjung
Salah satu agenda yang paling menyita perhatian pengunjung adalah Parade Bergengsi Muslim Fest XIV yang digelar DPD LASQI-NJ Kota Bogor pada 1–2 Agustus 2026.
Beragam penampilan seni Islami menghiasi panggung utama, mulai dari qasidah dengan sentuhan modern, hadrah yang energik, marawis yang dikemas atraktif, hingga nasyid dan pop religi yang mampu menarik perhatian berbagai kalangan.
Ketua Umum DPD LASQI-NJ Kota Bogor, Taupik mengatakan, seni budaya Islam memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda.
"Kami ingin anak-anak muda memiliki panggung untuk menunjukkan potensinya. Seni bukan hanya hiburan, tetapi juga media dakwah yang membangun akhlak, mempererat ukhuwah, dan menginspirasi masyarakat," kata Taupik.
Dewan Juri Profesional Jaga Kualitas Kompetisi
Untuk memastikan penilaian berlangsung objektif dan profesional, panitia menghadirkan dewan juri dari berbagai bidang keahlian, yakni:
M. Ramdan Jamaludin dari Bidang Litbang DPP LASQI-NJ.
Arijulmaman, Ketua ICMI Orda Kota Bogor.
Abdul Rosyid, Wakil Sekretaris ICMI Orda Kota Bogor.
Reza B. Surianegara, Produser dan Sutradara Film Nasional sekaligus Sekretaris Jenderal IFACE (ICMI Film Academy & Creative Ecosystem).
Penyelenggaraan parade seni tersebut dipimpin oleh Taupik sebagai penanggung jawab, didukung Marpudin selaku Ketua Panitia, Nining Yuningsih sebagai Sekretaris, serta Shofiyah Gumanti sebagai Bendahara.
Radar Bogor Dukung Publikasi BIIFest
Panitia BIIFest bersama ICMI Orda Kota Bogor juga menyampaikan, apresiasi kepada Radar Bogor yang berperan sebagai media partner utama selama penyelenggaraan Muslim Fest XIV.
Dukungan publikasi dan pemberitaan dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan informasi mengenai semangat kolaborasi, kreativitas, serta pengembangan ekonomi kreatif Islami kepada masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya.
Sinergi tersebut diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri kreatif berbasis nilai-nilai Islam.
Road to BIIFest 2027 Siapkan Festival Kreatif Berskala Besar
Melalui rangkaian Road to BIIFest, ICMI Orda Kota Bogor menargetkan terbentuknya ekosistem yang menghubungkan sektor pendidikan, ekonomi kreatif, teknologi, literasi, budaya, kewirausahaan, hingga dakwah digital dalam satu gerakan kolaboratif.
Baca Juga: 288 Alumni SMAN 3 Kota Bogor Lolos ke Perguruan Tinggi, Jalurnya Beragam!
Pada penyelenggaraan BIIFest 2027 mendatang, sejumlah program unggulan telah disiapkan, di antaranya Islamic Creative Festival, Festival Film Islami, Islamic Education Expo, Islamic Startup & Creative Expo, Halal Lifestyle Expo, Literasi Digital, kompetisi pelajar, forum intelektual Muslim, hingga panggung seni budaya Islam.
Melalui gerakan tersebut, BIIFest ingin mendorong lahirnya generasi Muslim yang tidak hanya menjadi penikmat perkembangan zaman, tetapi juga tampil sebagai kreator, inovator, dan storyteller yang mampu menyebarkan nilai-nilai Islam melalui karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (*)
Editor : Eka Rahmawati