Bidik Cakupan Layanan 80 Persen, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Kejar 15 Ribu Pelanggan Baru

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:59 WIB
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan saat mendampingi Wali Kota Bogor. (Foto: Fikri/Radar Bogor)
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan saat mendampingi Wali Kota Bogor. (Foto: Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor membidik cakupan layanan air bersih mencapai 80 persen pada 2026.

Target Perumda Tirta Pakuan tersebut akan dikejar melalui penambahan sekitar 15 ribu pelanggan baru hingga akhir tahun.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, mengatakan cakupan layanan perusahaan saat ini sudah berada di kisaran 79,5 persen. Menurutnya, target 80 persen tinggal selangkah lagi untuk dicapai.

Ia menjelaskan, target tersebut belum bisa langsung mencapai 100 persen karena masih ada sekitar 16 ribu warga Kota Bogor yang hingga kini tercatat sebagai pelanggan PDAM Kabupaten Bogor. Jumlah itu setara sekitar 7 hingga 10 persen dari cakupan layanan yang ada.

"Milestone pertama kami adalah mencapai 80 persen. Target akhirnya tentu 100 persen," kata Rino saat ditemui di Kantor Perumda Tirta Pakuan, Rabu 5 Agustus 2026.

Untuk mempercepat penambahan pelanggan, Perumda Tirta Pakuan menggelar promo Gebyar Agustusan.

Baca Juga: Terbengkalai Sejak 2006, Stasiun Gunung Putri Bogor Kini Dijuluki Stasiun Hantu

Program tersebut memberikan potongan biaya pemasangan sambungan baru sebesar 50 persen, dari tarif normal sekitar Rp1,4 juta menjadi sekitar Rp700 ribu.

Promo tersebut berlaku hingga kuota habis selama bulan Agustus ini. Sebagian besar kuota dialokasikan bagi pelanggan rumah tangga, sedangkan sisanya untuk pelanggan kategori Niaga 1 dan Niaga 2. "Harapannya penambahan pelanggan bisa lebih cepat," ujarnya.

Rino memastikan peningkatan jumlah pelanggan tidak akan mengganggu kapasitas produksi air bersih.

Menurutnya, pasokan air baku dari Sungai Cisadane dan Ciliwung masih mencukupi kebutuhan operasional meski musim kemarau diperkirakan berlangsung lebih panjang.

Ia mengakui tantangan yang dihadapi saat ini lebih banyak berada pada sisi distribusi.

Tingginya penggunaan air secara bersamaan saat musim kemarau membuat tekanan air menurun di sejumlah wilayah, terutama kawasan yang berada di ujung jaringan seperti Bogor Barat dan Bogor Utara.

Baca Juga: Perbedaan Mesin 2 Tak dan 4 Tak : Cara Kerja, Plus Minus hingga Teknologi Terbarunya

Dalam jangka panjang, Perumda Tirta Pakuan tetap menargetkan cakupan layanan air minum mencapai 100 persen. Saat ini jumlah pelanggan perusahaan telah mencapai sekitar 200 ribu sambungan.

Rino mengatakan, ketika target tersebut tercapai, tantangan perusahaan bukan lagi memperluas cakupan layanan, melainkan menjaga pertumbuhan bisnis.

Karena itu, Perumda Tirta Pakuan mulai menyiapkan pengembangan sumber pendapatan baru agar tidak hanya bergantung pada penjualan air bersih. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
pelanggan baru kota bogor Perumda Tirta Pakuan layanan