RADAR BOGOR - Sumur bor milik warga yang tinggal di Kampung Blok Asem, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor rusak.
Kondisi itu membuat warga Blok Asem kesulitan mendapat air bersih. BPBD Kota Bogor pun sudah bolak-balik ke lokasi tersebut untuk mendistribusikan air bersih.
Medan yang ditempuh tidak mudah. Mobil tangki BPBD tidak bisa masuk, lantaran perkampungan yang padat penduduk, dan tidak cukup dilalui kendaraan besar.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengungkapkan BPBD sudah menyalurkan 22 ribu liter air bersih ke Kampung Blok Asem selama kemarau berlangsung.
“Tentukan itu agak memakan waktu, apalagi situasi di lapangan harus juga menyebrang rel kereta api, saya rasa harus ada solusi terbaik,” ujarnya.
Oleh karenanya, Pemkot Bogor langsung menyalurkan dua mesin pompa air. Alat tersebut digunakan untuk warga di RT 03, dan warga RT 04, RW 02.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 3 Cair Lagi, KKS Mandiri di Daerah Ini Sudah Banyak Masuk Saldo
“Saya menyiapkan dua pompa, ukuran 1 PK termasuk jaringan perpipaan ke masyarakat karena ada beberapa yang sudah pecah juga,” ujar Jenal di lokasi, Jumat 7 Agustus 2026.
Keberadaan sumur bor di Kampung Blok Asem dinilai sangat penting. Alat tersebut jadi andalan warga untuk mengakomodir kebutuhan air bersih mereka.
Tim dari PDAM sempat mensurvei lokasi tersebut untuk dipasang pipa air. Namun sebagian warga menolak, dan tetap memilih sumur bor.
“Warga memanfaatkan sumur penampungan atau sumur bor dan hari ini statsunya sudah kering dan pompanya rusak. Semoga mesin yang kami berikan bisa jadi solusi terbaik,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin