Peringati Hari Jadi ke-12, Wali Kota Dedie Rachim Dorong RSUD Kota Bogor Perkuat Pelayanan

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:39 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim hadir pada Hari Jadi ke-12 RSUD Kota Bogor, Jumat, 7 Agustus 2026. (Dok. RSUD Kota Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim hadir pada Hari Jadi ke-12 RSUD Kota Bogor, Jumat, 7 Agustus 2026. (Dok. RSUD Kota Bogor)

RADAR BOGOR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor memperingati hari jadi ke-12 melalui apel yang berlangsung khidmat dan sarat semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor, jajaran Dewan Pengawas, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah, Komite Medik, hingga seluruh pegawai RSUD Kota Bogor.

Dalam amanatnya, Dedie menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar RSUD Kota Bogor yang selama 12 tahun telah memberikan pengabdian dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat. Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan medis, tetapi juga oleh sikap petugas saat berinteraksi dengan pasien.

Menurut Dedie, budaya pelayanan yang mengedepankan simpati dan empati harus diterapkan oleh seluruh petugas. Prinsip 5S, yakni senyum, salam, sapa, sopan, dan santun, dinilai penting untuk menciptakan suasana pelayanan yang nyaman serta lebih manusiawi bagi pasien.

"Petugas rumah sakit harus senantiasa memberikan pelayanan yang penuh simpati dan empati melalui penerapan 5S, pelayanan yang hangat dan humanis adalah kunci utama kesembuhan dan kenyamanan para pasien," ujar Dedie Rachim.

Dedie juga memberikan penghargaan terhadap kinerja manajemen baru RSUD Kota Bogor yang dipimpin dr. Sri Nowo Retno. Ia menilai sejumlah langkah pembenahan yang dilakukan selama masa kepemimpinan baru telah menunjukkan perkembangan positif dalam menangani berbagai persoalan yang sebelumnya dihadapi rumah sakit.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan RSUD Kota Bogor, Dedie turut membubuhkan tanda tangan pada dukungan tertulis bagi pengembangan rumah sakit.

Komitmen tersebut mencakup tiga agenda strategis, yaitu memastikan pelayanan rumah sakit berlangsung secara berkelanjutan, membangun tata kelola yang berintegritas, transparan, dan akuntabel, serta mendorong RSUD Kota Bogor menjadi rumah sakit unggulan dalam aspek pelayanan, tata kelola, dan pendidikan.

Dedie mengatakan peringatan hari jadi ke-12 harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat tekad seluruh jajaran dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, aman, profesional, berintegritas, dan tetap mengedepankan empati.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan dan pegawai yang selama ini berkontribusi dalam operasional rumah sakit, mulai dari dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan lainnya, tenaga penunjang, hingga seluruh staf RSUD Kota Bogor.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan, tenaga penunjang, serta seluruh pegawai RSUD Kota Bogor atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini," ungkap Wali Kota Bogor.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi peduli lingkungan melalui penanaman pohon di kawasan rumah sakit. Penanaman tersebut menjadi simbol harapan terhadap pertumbuhan dan keberlangsungan RSUD Kota Bogor di masa mendatang.

Rangkaian acara juga diisi hospital tour. Dalam kegiatan tersebut, Dedie bersama jajaran pimpinan rumah sakit menyempatkan diri menemui pasien yang tengah menjalani perawatan. Kehadiran tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus upaya memberikan dukungan moral dan semangat kepada pasien.

Momentum ulang tahun ke-12 menjadi bagian dari langkah RSUD Kota Bogor untuk terus melakukan transformasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Rumah sakit juga berkomitmen memperkuat perannya sebagai fasilitas rujukan yang dapat diandalkan masyarakat Kota Bogor.

Setelah seluruh rangkaian apel selesai, kegiatan diteruskan dengan Dzikir Bersama Insan RSUD Kota Bogor. Wakil Direktur RSUD Kota Bogor Gunadi dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh pegawai untuk memperkuat kedekatan spiritual dengan Sang Pencipta dalam menjalankan tugas pelayanan.

Ia mengingatkan agar seluruh insan rumah sakit senantiasa mengingat Allah SWT dalam berbagai keadaan serta membangun kesabaran ketika menghadapi tantangan kehidupan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan, menurutnya, adalah membiasakan diri berdzikir secara konsisten dan istiqomah.

"Kita harus senantiasa mengingat Allah SWT dalam segala situasi dan kondisi, serta tetap bersabar dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan, salah satunya adalah dengan terus membiasakan dan mengamalkan dzikir secara istiqomah," pesan Gunadi.

 

Editor : Eka Rahmawati
RSUD Kota Bogor Dedie Rachim