Keturunan ke-10 Pangeran Diponegoro Hadiri Kirab Merah Putih di Kota Bogor

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 14:34 WIB
Raden Mohamad Aliyudin Diponegoro (kanan baju cokelat), Keturunan ke 10 Pangeran Diponegoro. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)
Raden Mohamad Aliyudin Diponegoro (kanan baju cokelat), Keturunan ke 10 Pangeran Diponegoro. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Sosok Pangeran Diponegoro kembali menjadi bagian dari semangat nasionalisme dalam Kirab Merah Putih di Kota Bogor.

Di antara ribuan peserta yang memenuhi barisan kirab, tampak Raden Mohamad Aliyudin Diponegoro, keturunan ke-10 dari Pangeran Diponegoro tokoh yang dikenal sebagai pemimpin Perang Jawa.

Kehadiran Aliyudin dalam Kirab Merah Putih yang berlangsung Minggu 9 Agustus 202) bukan sekadar untuk mengikuti rangkaian acara.

Ia membawa pesan keluarga agar semangat perjuangan dan kecintaan terhadap Tanah Air terus disebarkan di mana pun berada.

Aliyudin tampil mengenakan pakaian bernuansa cokelat yang dipadukan dengan kain batik.

Posturnya yang tegap bahkan membuat sejumlah orang teringat pada sosok Pangeran Diponegoro ketika masih muda.

Baca Juga: Nasi Goreng Orassyid 55 Banda Aceh, Kuliner Malam Ulee Kareng yang Wajib Dicoba

Di tengah kerumunan peserta, Aliyudin terlihat berbaur dengan masyarakat. Beberapa kali ia mengepalkan tangan sebagai simbol semangat dan tekad untuk terus menjaga nasionalisme.

Menurut Aliyudin, nilai yang diwariskan keluarganya dari generasi ke generasi adalah kewajiban untuk senantiasa memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ia menegaskan, semangat tersebut tidak mengenal batas tempat maupun waktu. Setiap orang, menurutnya, harus siap memberikan kontribusi dan pengabdian bagi Indonesia sesuai dengan perannya masing-masing.

Pertama Kali Ikut Kirab Merah Putih

Keikutsertaan Aliyudin dalam Kirab Merah Putih Kota Bogor kali ini menjadi pengalaman pertamanya.

Ia merasa memiliki panggilan untuk ikut menyampaikan dan meneruskan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan dari leluhurnya.

Aliyudin juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kirab Merah Putih. Menurutnya, kegiatan tersebut berhasil mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu barisan dengan semangat yang sama.

Sebagai bagian dari keluarga besar trah Pangeran Diponegoro, ia menilai penyelenggaraan kegiatan tersebut patut mendapatkan penghargaan karena mampu menghadirkan suasana kebersamaan yang kuat.

Kirab Merah Putih Jadi Simbol Persatuan

Aliyudin memandang Kirab Merah Putih sebagai salah satu gambaran persatuan masyarakat Kota Bogor.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan sebagai bagian dari cara masyarakat mengisi kemerdekaan.

Hal yang membuatnya semakin mengapresiasi kegiatan tersebut adalah keterlibatan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Baca Juga: Jangan Asal Servis! 4 Kebiasaan Merawat Motor Ini Justru Bisa Bikin Mesin Rusak

Beragam etnis dan kelompok dapat berkumpul serta berbaur dalam satu kegiatan tanpa sekat.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam Kirab Merah Putih dapat terus dipertahankan.

Baginya, keberagaman bukan alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan yang mempertegas identitas Indonesia sebagai satu bangsa dan satu tanah air.

Kirab Merah Putih pun dinilai menjadi ruang untuk menghidupkan kembali nilai perjuangan para pahlawan sekaligus menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada generasi penerus.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang dibawa Aliyudin dalam keikutsertaannya, yakni agar nilai pengabdian kepada bangsa dan negara tetap hidup serta diteruskan oleh masyarakat dari generasi ke generasi. (Bay)

Editor : Yosep Awaludin
Pangeran Diponegoro kota bogor kirab merah putih