RADAR BOGOR – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya turut ambil bagian dalam kemeriahan Kirab Merah Putih di Kota Bogor, Minggu 9 Agustus 2026.
Tidak hanya hadir sebagai tamu, Bima Arya ikut berjalan kaki bersama ribuan peserta sepanjang rute kirab.
Bima Arya bergabung dengan sekitar 3.400 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
Ia berjalan kaki dari kawasan Tugu Kujang hingga menuju Jalan Soedirman, mengikuti rangkaian kirab yang berlangsung meriah sejak pagi.
Menurut Bima, Kirab Merah Putih telah berkembang menjadi salah satu tradisi yang melekat dalam perayaan kemerdekaan di Kota Bogor.
Konsistensi pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari keterlibatan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah.
Baca Juga: Rodri Jadi Rebutan Barcelona dan Real Madrid, Man City Pasang Harga hingga Rp1,64 Triliun
Ia menilai kekompakan antara pemerintah dengan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat Kirab Merah Putih dapat terus berlangsung dari tahun ke tahun.
Bima mengatakan, kondisi saat ini justru membutuhkan semangat kebersamaan yang lebih kuat dibandingkan sebelumnya.
Menurutnya, soliditas pemerintah serta kekompakan warga harus terus dipelihara untuk menghadapi berbagai tantangan.
Semangat Kirab Harus Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Bima mengingatkan bahwa menjaga dan meneruskan warisan kemerdekaan bukan pekerjaan yang mudah.
Ada berbagai tantangan yang harus dihadapi bersama sehingga persatuan dan kesatuan menjadi modal penting.
Karena itu, ia berharap pesan yang dibawa melalui Kirab Merah Putih tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Semangat persatuan yang terlihat sepanjang kirab, menurut Bima, perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah dan masyarakat harus memiliki semangat yang sama untuk menjaga kebersamaan dan membangun daerah.
Bima Arya menyampaikan hal tersebut saat ditemui awak media pada Minggu 9 Agustus 2026 pagi.
Instruksi Presiden Prabowo untuk Gelar Pesta Rakyat
Bima juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah meminta pemerintah daerah di berbagai wilayah untuk menggelar pesta rakyat dalam rangka memperingati momentum Hari Kemerdekaan.
Baca Juga: Keturunan ke-10 Pangeran Diponegoro Hadiri Kirab Merah Putih di Kota Bogor
Bentuk kegiatan tersebut tidak ditentukan secara seragam. Pemerintah daerah diberikan keleluasaan untuk menyesuaikan kegiatan dengan kondisi dan karakter masyarakat di wilayah masing-masing.
Menurut Bima, sejumlah daerah juga memilih menggelar kegiatan berbentuk kirab seperti yang dilakukan Kota Bogor.
Namun, hal terpenting dari seluruh kegiatan tersebut bukan sekadar bentuk acaranya, melainkan semangat kebersamaan yang tercipta di tengah masyarakat.
Kirab Merah Putih Digelar untuk Ke-11 Kalinya
Kirab Merah Putih Kota Bogor tahun ini memasuki penyelenggaraan yang ke-11. Salah satu daya tarik utama kegiatan tersebut adalah prosesi pengibaran dan pengarakkan lima bendera raksasa.
Masing-masing bendera memiliki panjang sekitar 100 meter dan diarak oleh peserta sepanjang rute yang telah ditentukan.
Kemeriahan Kirab Merah Putih juga menarik perhatian masyarakat. Sejak pagi, warga telah berdatangan dan memenuhi sejumlah titik di sepanjang jalur yang dilewati peserta.
Antusiasme tersebut memperlihatkan bahwa Kirab Merah Putih tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi telah berkembang menjadi ruang bagi masyarakat Kota Bogor untuk berkumpul, berbaur, dan merayakan semangat kemerdekaan bersama-sama. (bay)
Editor : Yosep Awaludin