Penataan Kawasan Pemerintahan Baru Mulai Disipakan, Pemkot Bogor Bangun Jalan 480 Meter

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:57 WIB

 

 

Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat menghadiri ground breaking pembangunan akses jalan menuju kawasan kantor pemerintahan baru di Bogor Timur. (Foto: Fikri/Radar Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat menghadiri ground breaking pembangunan akses jalan menuju kawasan kantor pemerintahan baru di Bogor Timur. (Foto: Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Pemkot Bogor mulai mempercepat penataan kawasan pusat pemerintahan baru di Bogor Timur.

Salah satu proyek yang menjadi prioritas adalah pembangunan akses jalan yang nantinya menghubungkan kawasan pemerintahan baru dengan Exit Tol Jagorawi Bogor Selatan.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan pembangunan jalan dilakukan setelah proses pematangan lahan di kawasan pemerintahan baru selesai.

Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk membuka akses sekaligus mendukung perkembangan kawasan di Bogor Timur.

Jalan yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 480 meter dengan lebar kurang lebih 32 meter.

Pemkot Bogor menargetkan akses tersebut sudah dapat tersambung pada akhir 2026.

Baca Juga: Target Penyaluran Bansos Tahap 3 Tuntas Akhir Agustus 2026, Begini Kata Mensos

Dedie menyampaikan target itu saat menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan, Selasa 11 Agustus 2026. 

Menurutnya, penyelesaian jalan sesuai target diperlukan agar akses menuju kawasan tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Keberadaan jalan baru itu juga diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan masyarakat yang datang dari arah Tol Jagorawi menuju kawasan Bogor Raya Golf.

Nantinya, pengendara tidak perlu lagi menggunakan jalur memutar melalui kawasan R3 atau Regional Ring Road.

Akses langsung tersebut dinilai dapat membuat perjalanan menjadi lebih singkat dan efisien.

Dilengkapi Drainase hingga Lampu Penerangan

Tidak hanya membangun badan jalan, Pemkot Bogor juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung di sepanjang akses tersebut.

Jalan akan dilengkapi dengan drainase, pedestrian, kanstin, serta lampu penerangan. Penataan kawasan juga akan diperkuat melalui program penghijauan.

Dedie meminta tanaman yang telah ditanam di kawasan tersebut mendapatkan perawatan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Resep Bihun Goreng Ala Solaria, Gurih Smoky dengan Topping Lengkap

Menurutnya, keberadaan ruang hijau merupakan bagian penting dalam membangun kawasan pemerintahan baru yang tertata.

Ia menegaskan pembangunan kawasan tersebut harus terus berjalan karena menjadi bagian dari upaya menyiapkan masa depan Kota Bogor.

Ada Lapangan Sepak Bola hingga Gedung Serbaguna

Selain akses jalan, Pemkot Bogor juga merancang sejumlah fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Salah satu fasilitas yang direncanakan adalah lapangan sepak bola lengkap dengan fasilitas pendukungnya.

Lapangan tersebut nantinya dapat digunakan masyarakat, khususnya warga di wilayah Bogor Timur.

Pemkot kemudian akan melanjutkan pembangunan masjid dan gedung ruang serbaguna.

Gedung serbaguna tersebut diproyeksikan menjadi tempat pelaksanaan berbagai kegiatan masyarakat maupun agenda pemerintahan yang membutuhkan kapasitas peserta cukup besar.

Dedie menilai fasilitas tersebut juga dapat membantu pemerintah mengurangi kebutuhan menyewa lokasi eksternal, termasuk hotel, ketika menggelar kegiatan.

Berbagai agenda seperti acara pisah sambut, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pelaksanaan program kerja pemerintah nantinya dapat digelar di gedung tersebut.

Pemkot Bogor Tinjau Kembali DED

Dari sisi pembangunan, Dedie menjelaskan bahwa tahap pematangan lahan kawasan pemerintahan baru telah rampung.

Baca Juga: Fuso Canter FE84G Hadir di GIIAS 2026, Punya Mesin 3.900 cc dan Torsi 421 Nm

Setelah itu, Pemkot Bogor kini memfokuskan pekerjaan pada pembangunan akses jalan.

Dokumen Detail Engineering Design (DED) yang sebelumnya telah tersedia juga akan kembali ditinjau.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pembangunan, termasuk dalam penyusunan DED khusus untuk lapangan olahraga.

Pemkot Bogor juga masih melakukan penyelarasan geometri jalan bersama pihak pengembang, yakni PT KTP dan PT SEG.

Penyelarasan tersebut diperlukan agar jalan yang dibangun pemerintah nantinya dapat tersambung dengan jaringan jalan yang telah masuk dalam perencanaan pengembang.

Dalam rangka memastikan kerja sama tersebut berjalan, Pemkot Bogor juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kesepakatan dengan PT SEG sebelumnya juga telah dilakukan.

Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Bogor Timur

Pembangunan infrastruktur di kawasan pemerintahan baru tidak hanya diarahkan untuk memperlancar mobilitas.

Pemkot Bogor juga berharap proyek tersebut menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Bogor Timur.

Dengan masih tersedianya lahan yang cukup luas, kawasan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi area yang menarik bagi investor.

Pemkot Bogor membuka peluang bagi masuknya berbagai jenis investasi, termasuk pembangunan perguruan tinggi swasta dan rumah sakit.

Baca Juga: 8 Juta Sarjana Disebut Bekerja di Bawah Level Pendidikan, 5 Jurusan Ini Paling Banyak Menganggur

Dedie menjelaskan peluang pengembangan tersebut terbuka karena kawasan itu memiliki status mixed-use.

Artinya, lahan dapat dimanfaatkan untuk berbagai fungsi, mulai dari komersial, pendidikan, kesehatan, hingga olahraga.

Dengan pembangunan akses jalan dan fasilitas publik secara bertahap, Pemkot Bogor berharap kawasan pemerintahan baru di Bogor Timur dapat berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bogor. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
akses jalan Dedie Rachim pemkot bogor bogor timur