SMPN 3 Kota Bogor Sesalkan Adanya Aksi Perundungan, Korban Kini Dikawal BK

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:01 WIB
Sekolah dan aparat kepolisian saat menyampaikan keterangan terkait dugaan kasus perundungan. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)
Sekolah dan aparat kepolisian saat menyampaikan keterangan terkait dugaan kasus perundungan. (Foto : Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pihak SMPN 3 Kota Bogor menyesali adanya kasus perundungan yang menyeret sejumlah siswanya sebagai korban.

Mereka pun menjamin akan turut memberi pendampingan khusus kepada korban guna perundungan kembali bersemangat untuk menjalankan aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Kepala SMPN 3 Kota Bogor, Reni Supriarti kecewa atas terjadinya kasus itu. Sekolah disebutnya tidak menyangka dugaan kasus perundungan ini bisa terjadi.

“Saya mewakili dari SMP merasa juga kecewa dengan adanya kejadian  ini, kami tidak menyangka adanya kejadian ini,” jelas Reni pada awak media.

Meski begitu, Reni menggaransi kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tua korban dan pelaku sudah saling memaafkan. 

“Alhamdulillah dari orangtua yang menjadi korban sudah memaafkan dan sudah terjadi kesepakatan dengan orangtua dari pelaku yang membuly,” ujar Reni.

Baca Juga: DPRD Kota Bogor Soroti Layanan Pasien Gawat Darurat, Rumah Sakit Tak Ada Alasan Menolak

Reni menerangkan pihaknya juga berinisiatif untuk mempertemukan korban dan pelaku. Tujuannya bukan untuk mencari siapa yang salah dalam kasus ini.

“Tetapi untuk pertanggungjawaban, supaya anak-anak kami tidak takut untuk bersekolah, khawatir apabila tidak dipertemukan akan terulang lagi,” ucapanya

Siswa yang menjadi korban dalam kasus perundungan ini disebut Reni sudah dalam pendamingan tim dari Bimbingan Konseling dan Kesiswaan. 

“Kebetulan anak-anak kami menjadi korban itu didampingi oleh BK dan Kesiswaan dari kemarin setelah kami tahu kejadian ini, mereka itu terus didampingi oleh BK,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
kota bogor SMPN 3 perundungan