RADAR BOGOR - Kebakaran menghanguskan rumah warga di kawasan Layungsari, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat, 14 Agustus 2026 malam.
Dalam insiden tersebut, seorang perempuan berinisial N (40) menjadi korban setelah kembali masuk ke rumah untuk mencari anaknya yang diduga masih berada di dalam bangunan.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mendatangi kediaman keluarga korban dan meninjau lokasi kejadian setelah petugas berhasil mengendalikan serta memadamkan api.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Bogor terhadap keluarga yang terdampak.
Baca Juga: Kepala SPPG Kebon Kelapa Bogor Raih Penghargaan Teladan 2026 dari DPD RI
Jenal menyampaikan rasa prihatin sekaligus belasungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi.
Selain memberikan dukungan kepada keluarga, Jenal memastikan pemerintah daerah akan membantu proses penanganan setelah bencana.
Bantuan tersebut termasuk pengurusan kembali berbagai dokumen kependudukan apabila terdapat berkas penting yang ikut musnah akibat kebakaran.
“Semua dokumen yang mungkin terbakar nanti bisa dilaporkan ke camat agar bisa diurus, damkar sudah cepat membantu,” ujar Jenal Mutaqin dalam keterangannya di laman resmi Pemerintah Kota Bogor.
Warga yang kehilangan dokumen administrasi akibat kejadian tersebut dapat melaporkannya melalui pihak kecamatan untuk mendapatkan tindak lanjut dan pengurusan dokumen pengganti.
Jenal juga mengapresiasi respons cepat petugas pemadam kebakaran dalam menangani kejadian tersebut.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas, menyebut kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban sempat berhasil keluar dari rumah ketika kobaran api mulai membesar.
Namun, korban kemudian kembali masuk karena mengira anaknya masih berada di dalam rumah. Belakangan diketahui bahwa anak tersebut ternyata telah lebih dahulu berhasil diselamatkan sehingga tidak berada di dalam bangunan ketika korban kembali masuk.
Penanganan kebakaran dilakukan secara maksimal oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor dengan mengerahkan lima armada gabungan dari sejumlah pos pemadam di wilayah tersebut.
Pascakejadian, keluarga korban masih mengalami trauma akibat rumah tempat tinggal mereka habis terbakar.
Pemerintah Kota Bogor memastikan proses penanganan setelah bencana akan terus dilakukan guna membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang terdampak.
Editor : Eka Rahmawati