Pramuka Kota Bogor Didorong Ikut Dukung Swasembada Pangan, Ini Program yang Sudah Berjalan

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:24 WIB
Apel besar Hari Pramuka ke-65 tingkat Kota Bogor. (Dok. Humas Pemkot Bogor)
Apel besar Hari Pramuka ke-65 tingkat Kota Bogor. (Dok. Humas Pemkot Bogor)

RADAR BOGOR – Gerakan Pramuka Kota Bogor didorong ikut mengambil peran dalam mendukung swasembada pangan. Dorongan itu disampaikan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat menjadi pembina Apel Besar Hari Pramuka ke-65 tingkat Kota Bogor di Lapangan Sempur, Selasa, 18 Agustus 2026.

Dedie mengatakan, tema Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional XII Tahun 2026 mengusung semangat berkreasi, berinovasi, terampil, dan mandiri untuk mendukung swasembada pangan.

Menurutnya, swasembada pangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi. Gerakan tersebut juga membutuhkan keterampilan, inovasi, kewirausahaan, pemanfaatan teknologi, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Karena itu, pendidikan kepramukaan harus terus berkembang, dari learning by doing menjadi learning, creating, and solving: belajar, mencipta, dan menyelesaikan persoalan nyata,” kata Dedie.

Baca Juga: Mural Presiden Prabowo dan Bupati Bogor di Cileungsi Jadi Sasaran Vandalisme, Pelaku Diburu

Menurut Dedie semangat tersebut sudah mulai diterapkan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor melalui sejumlah kegiatan.

Di antaranya penanaman pohon dan sayuran, peternakan ayam, serta program Wanita Bertani. Kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya Pramuka mengenalkan keterampilan pangan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Selain sektor pangan dan lingkungan, Dedie menyebut Pramuka Kota Bogor aktif dalam kegiatan sosial. Pengabdian dilakukan melalui donor darah, pemberian santunan, bantuan untuk tempat ibadah, hingga gotong royong memperbaiki musala.

“Inilah Pramuka yang kita harapkan, hadir di tengah masyarakat, peduli terhadap lingkungan, dan memberi manfaat nyata bagi sesama,” ujarnya.

Ia menilai peran tersebut perlu terus diperkuat agar Gerakan Pramuka tetap relevan dengan kebutuhan generasi muda. Pramuka diharapkan mampu membentuk anak muda yang memiliki karakter, keterampilan, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Teknologi memberi kemampuan, sedangkan karakter memberi arah agar digunakan untuk kebaikan,” kata Dedie.

Dalam apel tersebut, Dedie juga menyerahkan sejumlah penghargaan. Di antaranya SK Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor tentang penganugerahan tanda Gerakan Pramuka, penghargaan Gugus Depan Tergiat, Satgas Pelopor Peduli Lingkungan, serta sertifikat Akreditasi Gugus Depan.

Selain itu, dilakukan penyerahan bibit tanaman oleh pimpinan Satuan Karya Kalpataru Nasional dan bantuan kursi roda.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor yang juga Bendahara Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor, Mochamad Zenal Abidin, turut menghadiri apel tersebut.

Zenal menilai Gerakan Pramuka tetap memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan generasi muda.

Menurut Zenal, peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali peran strategis Pramuka terlebih di tengah tantangan era modern.

"Gerakan Pramuka terbukti konsisten mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, memiliki jiwa nasionalisme tinggi, serta peduli terhadap sesama,” ungkap Zenal.

Ia pun memastikan DPRD Kota Bogor mendukung pengembangan kegiatan kepramukaan, termasuk melalui dukungan kebijakan, penganggaran, dan sarana prasarana pembinaan.

“Pembinaan kepemudaan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Kota Bogor, kita ingin adik-adik Pramuka ini kelak tumbuh menjadi pemimpin-pemimpin bangsa yang berintegritas dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” pungkasnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
bogor swasembada pangan pramuka