RADAR BOGOR - Operasi SAR yang digelar selama satu pekan di aliran Sungai Cisadane, belum berhasil menemukan keberadaan ASN yang diduga hilang.
Kini Operasi SAR resmi ditutup, tim pun langsung menyambangi rumah Bayu Zulkarnaen di Kelurahan Pamoyanan, Rabu, 19 Agustus 2026 sore.
Mereka dipimpin oleh Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bogor, Taufik, atasan korban selama bekerja sebagai ASN di Pemkot Bogor.
Kedatangannya disambut hangat oleh keluarga, mereka terlihat berbincang membahas progres perkembangan pencarian Bayu.
Baca Juga: Jalan Cifor Disiapkan Jadi Jalur Alternatif ke IPB, Camat Bogor Barat Sebut Bisa Urai Macet Dramaga
Dalam kesempatan itu, Taufik menyampaikan permohonan maaf karena belum berhasil menemukan keberadaan anak buahnya itu.
“Yang pertama kami sampaikan operasi SAR sudah dihentikan, kemudian permohonan maaf bahwa tim posko belum bisa menemukan sampai hari ini,” jelas Taufik.
Meski begit Taufik tetap memberikan pesan optimis kepada keluarga, tim disebutnya akan kembali turun jika ditemukan tanda-tanda keberadaan Bayu.
“Rasa duka dan juga harapan kalaupun nanti ditemukan tanda-tanda lain, masih bisa tim melakukan atau turun kembali ke lapangan,” terang Taufik.
Saat ini proses pencarian Bayu diserahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian, keluarga disebutnya telah membuat LP ke Polsek Bogor Selatan.
“Buat LP sudah waktu hari Sabtu, tapi belum ada perkembangan, mungkin masih dalam proses penyelidikan dan sebagainya, itu kewenangan dari teman-teman pihak kepolisian,” pungkasnya. (bay)
Editor : Eka Rahmawati