3 Kepala Dinas Dilantik, Wali Kota Bogor Ingatkan Pejabat Jangan Suka Pamer

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:43 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melantik para pejabat di lingkungan Pemkot Bogor. (Fauzan/Radar Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim melantik para pejabat di lingkungan Pemkot Bogor. (Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Tiga Kepala Dinas (Kadis) Pemerintah Kota Bogor akhirnya dilantik Wali Kota Bogor Dedie A Rachim pada Kamis, 20 Agustus 2026 di Gedung Sri Baduga Balai Kota Bogor.

Mereka di antaranya, Anne Dewiana Rulianti sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor.

Kemudian Tyas Ajeng Fitriani Prihandari sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kota Bogor.

Terakhir Anna Ismawati sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bogor. Pelantikan dipimpin langsung Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

Dalam kesempatan yang sama Dedie juga turut melantik Henny Nurliani sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyrakatan dan Sumber Daya Manusia.

Baca Juga: Soal Beredar Isu OTT Pejabat Pemkab Bogor, Begini Penjelasan KPK

“Jadi hari ini ada empat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) serta 13 orang untuk Jabatan Fungsional, sehingga totalnya ada 17 yang dilantik,” ujar Dedie kepada wartawan.

Pengisian kekosongan jabatan disebut Dedie adalah satu kebutuhan yang real dalam sebuah lembaga atau organisasi dan semua dilalui denhan proses panjang.

“Saya tidak banyak intervensi, saya cuma melihat dari hasil rekomtek prosesnya cukup panjang,” kata Dedie di Balai Kota Bogor.

Pejabat yang hari ini dilantik adalah mereka yang memiliki nilai tinggi dalam seleksi sehingga tidak ada alasan bagi Dedie untuk tidak memilihnya. 

“Mereka memang memiliki nilai yang cukup untuk bisa memenuhi jabatan, tentu buat saya tidak ada keraguan untuk langsung yang saya pilih,” ucap Dedie.

Dedie berpesan kepada para pejabat yang dilantik untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya, serta mesti menunjukan nilai kebersahajaan.

Para pejabat dilarang untuk memamerkan kemewahan, bagi Dedie perilaku tersebut sudah tidak elok lagi untuk dipertontonkan kepada khalayak. 

“Jadi jangan pamer-pamer kemewahan hari ini kita bekerja untuk rakyat , tunjukan saja bahwa kita memang orang-orang yang diberikan kesempatan diberikan jabatan atau amanah untuk bisa bekerja sebaik mungkin,” pungkasnya. (bay)

Editor : Eka Rahmawati
bogor kepala dinas pejabat wali kota