Festival Kopi Legendaris Kembali Hadir pada FMP 2026, Jadi Ajang Nostalgia Kuliner di Kota Bogor

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:34 WIB
Festival Kopi Legendaris di acara Festival Merah Putih (FMP) 2026. (Sofiansyah/Radar Bogor)
Festival Kopi Legendaris di acara Festival Merah Putih (FMP) 2026. (Sofiansyah/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Festival Kopi Legendaris kembali hadir di Kota Bogor, Jumat, 21 Agustus 2026 dan event ini sudah kali kedua berlangsung. 

Kopi Legendaris bagian dari rangkaian kegiatan Festival Merah Putih (FMP) yang berlangsung selama tiga hari hingga Minggu, 23 Agustus 2026.

Ketua FMP Syahril M Said mengungkapkan terdapat 7 tenant kopi legendaris yang ikut memeriahkan event tersebut, mayoritas berdiri di rentan waktu 1925.

“Ada juga tenant-tenant kuliner, jadi antara makanan dan minuman itu 34, nah tujuh lagi kerajinan, total tahun ini ada 54 stand,” ungkap Syahril. 

Mulanya ada 200 tenant makanan dan minuman yang ingin ikut berpartisipasi dalam Festival Kopi Legendaris ini tetapi panitia melakukan kurasi.

“Jadi semuanya itu harus khas Bogor, kami pilih tema jadul yang dari dulu ada di jajanan pasar dan kami tampilkan di festival ini,” terang Syahril.

Animo masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini disebut Syahril cukup membeludak, mereka sudah antre sebelum event tersebut dibuka.

Baca Juga: Jejak Sop Buntut Ma Emun, Berawal dari Buntut Kurban hingga Jadi Kuliner Legendaris Bogor

“Kami buka tadi sebelum jam satu tadi, sudah mulai ramai sampai berdesak-desakan, pedagang juga pada happy,” ujar Syahril.

Syahril berharap Festival Kopi Legendaris ini dapat menjadi ikonnya Kota Bogor, sekaligus bagian dari merawat sejarah Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim hadir dalam kegiatan tersebut, ia bahkan ikut mencicipi sajian kopi dan makanan yang dijajakan.

Kota Bogor disebut Dedie punya nilai historis dengan kopi, wilayah ini menjadi salah satu tempat aglitimasi bibit kopi di Indonesia.

“Kemudian ada klub kopi pertama di Indonesia juga di zaman Hindia Belanda didirikannya di Bogor,” ujar Dedie kepada wartawan.

Oleh karenanya warga Kota Bogor patut bangga dengan kondisi tersebut, apalagi kopi menjadi salah satu produk andalan Indonesia.

“Dan Bogor punya kaitan sejarah dengan perkopian itu, tadi ada yang paling legend tahun 1925 Kopi Bah Sipit, bahkan sebelum Indonesia merdeka,” pungkasnya. (bay)

Editor : Eka Rahmawati
bogor Festival Kopi Legendaris FMP