RADAR BOGOR – Pemuda Perindo mendorong anak muda di Kota Bogor menyalurkan energi dan kreativitas melalui kegiatan positif. Salah satunya lewat turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) bertajuk MTT League atau Merdeka Tanpa Tawuran.
Turnamen tersebut digelar DPP Pemuda Perindo di Ruto Kopi, Jalan Puter Nomor 6, Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mencegah tawuran dengan menyediakan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan minat dan bakat.
Ketua Umum Pemuda Perindo William Tanuwijaya mengatakan, esport membutuhkan keterampilan dan latihan yang dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, kompetisi MLBB dapat menjadi sarana pembinaan bagi anak muda.
"Kompetisi ini membutuhkan skill, keterampilan, dan latihan yang berkesinambungan. Ini merupakan sarana yang sangat baik untuk anak muda daripada terlibat tawuran. Melalui kegiatan ini, terbentuk komunitas yang sehat dan produktif," ujar William.
Baca Juga: Perkemahan Anak Indonesia Hebat 2026 Digelar di Bogor, Pramuka Jadi Ekstrakulikuler Wajib Sekolah
Menurut William, kompetisi esport juga mendorong peserta mengembangkan kemampuan kerja sama tim, disiplin, dan sportivitas. Nilai tersebut dapat menjadi bekal bagi anak muda dalam mengembangkan potensi mereka.
Wakil Ketua Umum Pemuda Perindo Irfan Niti Sasmita mengatakan, persoalan tawuran di Bogor membutuhkan pendekatan yang lebih luas. Penindakan perlu berjalan bersama dengan penyediaan kegiatan yang dapat menjadi alternatif bagi anak muda.
"Kami sangat berterima kasih telah merangkul anak-anak muda. Di Bogor marak isu tawuran, sehingga melalui kolaborasi bersama kepolisian dan berbagai pihak, kami ingin mengurangi tawuran dan mengarahkannya ke kegiatan yang lebih kreatif, positif, dan maju bersama," kata Irfan.
MTT League menjadi wadah bagi peserta untuk berkompetisi sekaligus membangun komunitas esport. Pemuda Perindo berharap komunitas tersebut dapat berkembang menjadi ruang yang sehat dan produktif bagi anak muda.
Turnamen yang berlangsung di Ruto Kopi itu menyediakan uang pembinaan bagi tiga tim terbaik. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp2 juta.
Pemuda Perindo berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan di Kota Bogor. Esport dinilai dapat menjadi salah satu ruang untuk merangkul anak muda dan mengarahkan mereka pada aktivitas yang produktif. (uma)
Editor : Eka Rahmawati