Besok Ada Demo Sopir Angkot di Balai Kota Bogor, Pengendara Diminta Waspada Jalan Djuanda

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 22:56 WIB
Ilustrasi: Balai Kota Bogor. Sejumlah pejabat kabarnya kembali dirombak dan dilantik Selasa, 30 Juni 2026. (Dok. Radar Bogor)
Ilustrasi: Balai Kota Bogor. (Dok. Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Pengendara yang akan melintas di kawasan pusat Kota Bogor perlu mewaspadai potensi kepadatan lalu lintas pada Kamis, 3 September 2026 besok. Sejumlah sopir angkot dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Bogor.

Aksi di Balai Kota Bogor tersebut rencananya melibatkan sopir angkot dari tiga trayek angkot, yakni 07 AK, 12 AK, dan 16 AK. Berdasarkan surat pemberitahuan yang beredar, massa aksi diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang.

Demonstrasi sopir angkot dijadwalkan mulai berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi arus lalu lintas, khususnya di ruas Jalan Djuanda yang menjadi akses menuju Balai Kota Bogor.

Baca Juga: Rem Belakang Motor Kadang Pakem, Kadang Blong? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, mengimbau masyarakat yang hendak menuju kawasan Balai Kota untuk mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan.

“Kalau bisa yang orang mau melintas ke Balai Kota, kalau memang agak macet cari jalur alternatif,” ujar Lukito saat dikonfirmasi Radar Bogor.

Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Lukito mengatakan skema rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan situasi di lapangan. Polisi masih berupaya agar Jalan Djuanda tetap dapat dilalui kendaraan selama aksi berlangsung.

Jalan Djuanda sendiri memiliki tiga lajur utama. Polisi berharap angkot yang digunakan dalam aksi hanya menempati satu lajur sehingga dua lajur lainnya masih dapat digunakan oleh pengendara.

Baca Juga: Tampil di Ajang Nasional, Karateka SMA Kosgoro Bogor Bawa Pulang 10 Medali

“Jadi yang dua lajur lagi bisa digunakan untuk pengendara melintas. Kita berharap sopir tidak sampai menutup Jalan Djuanda,” jelasnya.

Namun, apabila massa dan kendaraan aksi sampai menutup seluruh badan jalan, kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas.

Salah satu skema yang disiapkan yakni mengalihkan kendaraan menuju arah Paledang. Pengendara dari kawasan Otista maupun BTM yang hendak menuju Jalan Djuanda dan Balai Kota nantinya dapat diarahkan berbelok ke kiri menuju Paledang.

“Seperti yang dari Otista, BTM yang mengarah Terpadu, Juanda, Balai Kota, kita belok kirikan ke arah Paledang,” ujarnya.

Ratusan Personel Disiagakan

Untuk mengamankan jalannya aksi, kepolisian juga menyiapkan personel lalu lintas. Lukito menyebut sekitar 80 hingga 100 personel dari jajaran lalu lintas akan dikerahkan untuk melakukan pengaturan dan pengawalan.

Baca Juga: SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi Bogor Perkuat Sinergi dengan Orang Tua, Ini Program yang Disiapkan

“Kalau kita dari Lalu Lintas paling sekitar 80 sampai 100 personel,” pungkasnya.

Masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar Balai Kota dan Jalan Djuanda pun diimbau mengantisipasi perjalanan, terutama pada saat aksi berlangsung, serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif untuk menghindari potensi kemacetan.(Bay)

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
bogor demo balai kota sopir angkot