RADAR BOGOR – Kemacetan panjang terjadi di Jalan Abdullah Bin Nuh hingga kawasan Semplak, Kota Bogor, Jumat, 4 September 2026 petang. Antrean kendaraan mengular sejak sore dan membuat arus lalu lintas di sejumlah persimpangan tersendat.
Berdasarkan pantauan di lapangan menjelang malam, antrean kendaraan didominasi sepeda motor, angkutan kota, mobil pribadi, hingga truk molen. Kendaraan tampak sulit bergerak, terutama di sekitar perempatan lampu merah Semplak.
Laju kendaraan dari arah Semeru menuju Lanud Atang Sendjaya (ATS) juga sempat tersendat. Padatnya antrean membuat kendaraan dari berbagai arah saling mengunci di persimpangan.
Kemacetan tersebut dipicu satu unit truk pengangkut sampah yang mengalami mogok di Jalan Abdullah Bin Nuh. Posisi truk yang mengalami gangguan menghambat laju kendaraan dan berdampak pada arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitarnya.
Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir Beri Layanan Setara dan Berkelanjutan
Kondisi kemacetan kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah warganet mengeluhkan antrean kendaraan yang terjadi sejak sekitar pukul 16.30 WIB.
Akun Instagram @fauzanshulhan menulis, “Dari jam set 5 belum beres itu.” Sementara akun @shildfvck menyebut antrean kendaraan mengular dari arah Cilendek hingga Gang Kelor.
KBO Satlantas Polresta Bogor Kota Iptu Lukito mengatakan, kepolisian langsung melakukan penanganan setelah mengetahui adanya hambatan tersebut. Petugas juga mengatur lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.
“Tadi memang ada truk yang membuat arus krodit dari arah Semplak menuju Bubulak. Namun, saat ini situasi arus lalu lintas sudah berangsur-angsur normal,” ujar Iptu Lukito saat dikonfirmasi, Jumat, 4 September 2026 malam.
Ia memastikan kondisi lalu lintas mulai kembali bergerak setelah hambatan akibat truk tersebut ditangani. Pengendara yang melintas diimbau tetap mengikuti arahan petugas di lapangan. (uma)
Editor : Eka Rahmawati