Waspada! Abu Vulkanik Krakatau Sampai ke Bogor, Bisa Bikin Iritasi Mata dan Ganggu Pernapasan

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 09:31 WIB
Abu Vulkanik di atap mobil yang parkir di Jalan Jenderal Sudirman Kota Bogor. (Foto: Sofiansyah/radar bogor)
Abu Vulkanik di atap mobil yang parkir di Jalan Jenderal Sudirman Kota Bogor. (Foto: Sofiansyah/radar bogor)

RADAR BOGOR - Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau sampai ke Kota Bogor. Sejumlah warga pun mengeluhkan kondisi ini.

Mereka terkejut, karena rumahnya mendadak penuh debu diduga dari abu vulkanik. Bahkan ada juga yang merasa matanya perih saat berada di luar rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraena menjelaskan kondisi itu tidak bisa dianggap remeh. Abu vulkanik disebutnya dapat berdampak pada kesehatan.

Sebaran abu vulkanik berpotensi terhadap gangguan pernapasan akut. Kondisi ini dapat memicu batuk, sesak nafas serta dapat memperburuk asma.

“Kemudian bisa bikin iritasi mata. Mata bisa jadi merah, perih, gatal terasa seperti kemasukan benda asing hingga resiko luka pada kornea,” beber Erna.

Guna mengantisipasi resiko itu, beberapa tindakan pencegahan bisa dilakukan. Misalnya, menghindari aktivitas di luar rumah.

Baca Juga: Penerbangan Terganggu Erupsi Gunung Anak Krakatau, PT KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tetap Lancar

“Tetap di dalam ruangan, batasi kegiatan di luar selama terjadi hujan debu, gunakan baju lengan panjang, celana panjang, dan sepatu tertutup,” jelas Erna.

Apabila warga memang terpaksa harus keluar rumah, dapat melindungi wajah menggunakan masker. Benda ini bertujuan untuk menyaring partikel debu abu vulkanik.

Warga juga diminta untuk menggunakan kacamata pelindung.  Hindari aktivitas mengucek mata serta hindari lensa kontak selama paparan abu.

“Tutup jendela, pintu dan lubamg ventilasi untuk menghindari masuknya abu dan gas berbahaya ke dalam rumah. Upayakan udara di ruangan tetap bersih,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
Gunung Anak Krakatau kota bogor abu vulkanik