RADAR BOGOR - Sejumlah wilayah di Kota Bogor mendadak diselimuti debu tipis. Namun penyebab dari kondisi tersebut belum diketahui pasti.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin meminta kepada Dinas Kesehatan untuk segera mengkaji pemicu dari fenomena tersebut.
Jenal menyebut dirinya juga turut mengalami nasib serupa. Malam tadi motor dan helm sejumlah stafnya mendadak diselimuti debu tipis.
“Tadi malam giat ada empat titik. Pas sampai rumah saya coba liat helm, motor temen-temen staf semua penuh debu,” jelas Jenal pada Radar Bogor.
Ia belum mengetahui pasti sumber debu tersebut berasal. Boleh jadi karena sirkulasi udara atau dampak dari vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Ya entah karena faktor cuaca atau memang ada faktor lain, ada yang diisukan dampak dari abu, erupasi yang terjadi di Gunung Anak Krakataw,” ucapnya.
Baca Juga: 32 Tim SSB dan Akademi Ikut Piala Gambasi 2026 Kota Bogor, Cari Bibit Masa Depan Timnas Indonesia
Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Kalaupun terpaksa, gunakan masker saat berperfuan sebagai alat untuk pelindung diri
“Dan Dinkes harus segera mengeluarkan rilis resmi dari Pemerintah tentang kondisi cuaca hari ini lebih baik kita mencegah atau menghindari,” ujar Jenal.
Debu yang belakangan ditemukan terbilang cukup halus. Sehingga kondisi ini membuat rongga hidunh sulit melakukan filterisasi atas setiap udara yang dihirup.
Warga diminta untuk selalu waspada. Jenal berharap agar warganya dapat mengikuti imbauan yang sudah lebih dulu diberikan oleh Gubernur Jawa Barat Dedie Mulyadi.
“Memang Gubernur juga menyarankan beberapa olahraga rkstrim di jam jam tertentu aga sedikit dikurangi intensitasnya bahkan tidak dilakukan,” jelas Jenal.
Mesi begitu, Jenal mengaku dirinya belum mendapat laporan resmi secara medis terkait kondisi ini. Dalam waktu dekat, pihaknya akan segera membahas.
“Minggu ini akan kita panggil melihat kondisi yang sebarnya biar mastarakat tidak bertanya tanya dan bisa mendapat edukasi yang jelas dadi pemerintah,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin