Peringati HUT ke-30, PTGMI Bogor Beri Layanan Kesehatan Gigi untuk 134 Anak Disabilitas

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 09:19 WIB
Ratusan anak disabilitas di Kota Bogor mendapakan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut dari PT GMI
Ratusan anak disabilitas di Kota Bogor mendapakan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut dari PTGMI

RADAR BOGOR – Sebanyak 134 anak penyandang disabilitas mendapatkan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut dalam kegiatan yang digelar Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) di Jambu Dua Plaza, Kota Bogor, Minggu 6 September 2026.

Ratusan anak tersebut berasal dari berbagai kategori disabilitas, mulai dari disabilitas fisik, sensorik atau indra, hingga intelektual.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gigi ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

Selain melibatkan anak-anak penyandang disabilitas, kegiatan tersebut turut dihadiri 368 orang tua yang mendampingi anak mereka selama pemeriksaan berlangsung.

Sejumlah karyawan Jambu Dua Plaza juga ikut berpartisipasi. Mereka terdiri atas petugas keamanan atau satpam hingga pekerja teknis pusat perbelanjaan yang turut mendukung kelancaran kegiatan.

Bagian dari HUT ke-30 PTGMI di Bogor

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gigi tersebut digelar sebagai salah satu rangkaian peringatan HUT ke-30 PTGMI di wilayah Bogor.

Baca Juga: 5 Gunung Api Masih Level 3, Ini Kondisinya Pagi Ini

Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan PTGMI untuk memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang ramah dan inklusif.

Organisasi profesi tersebut ingin memastikan penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang setara untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, PTGMI menggandeng Yayasan Sedekah Khitan Indonesia (SKI) dan Kharisma Budaya.

Kegiatan tersebut juga memperoleh dukungan dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Tegal Gundil sebagai fasilitas kesehatan sesuai wilayah kerja.

Selain itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Pemeriksaan kesehatan gigi dilakukan untuk meningkatkan perhatian sekaligus akses terhadap layanan kesehatan gigi dan mulut bagi anak penyandang disabilitas.

Kelompok anak penyandang disabilitas memiliki karakteristik dan kebutuhan yang beragam.

Karena itu, pelayanan kesehatan yang diberikan perlu menggunakan pendekatan yang ramah, inklusif, serta dapat disesuaikan dengan kondisi setiap anak.

PTGMI Tegaskan Hak Kesehatan Anak Disabilitas

Ketua PTGMI Kabupaten Bogor Trisya Maulida mengatakan, anak penyandang disabilitas mempunyai hak yang setara dengan anak lainnya untuk memperoleh kehidupan yang sehat dan mendapatkan pelayanan kesehatan.

Ia menilai kondisi disabilitas, baik fisik, sensorik maupun intelektual, tidak seharusnya menjadi alasan untuk membatasi hak mereka dalam memperoleh layanan kesehatan maupun kesempatan mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga: Turnamen Tenis Meja Pingkers Reborn ke-9 di Bogor, Yayat-Edi Sabet Gelar Juara

Trisya menegaskan PTGMI ingin memastikan anak penyandang disabilitas tetap mendapatkan ruang yang sama untuk berpartisipasi dan merasakan manfaat berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, tidak boleh ada perlakuan yang memisahkan atau mengurangi pemenuhan hak penyandang disabilitas hanya karena adanya perbedaan kondisi.

PTGMI Kabupaten Bogor, lanjut Trisya, berkomitmen untuk terus terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung bagi penyandang disabilitas.

Ia juga memastikan organisasi yang dipimpinnya tidak akan membiarkan adanya upaya yang dapat mengurangi atau mempersempit hak penyandang disabilitas dalam mendapatkan pelayanan maupun kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat.

PTGMI Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

Semangat memberikan pelayanan secara inklusif tersebut, kata Trisya, sejalan dengan posisi PTGMI sebagai organisasi profesi.

PTGMI tidak hanya menjalankan peran dalam bidang pelayanan kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, PTGMI di wilayah Bogor berupaya mengambil bagian dalam berbagai kegiatan positif yang dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan sekaligus mendukung pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Trisya menyampaikan bahwa PTGMI siap mengoptimalkan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki untuk terlibat dalam kegiatan positif yang memang dibutuhkan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesehatan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Dorong Kolaborasi Pelayanan Kesehatan Inklusif

Pelaksanaan pemeriksaan gigi di Jambu Dua Plaza sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak.

Kegiatan tersebut mempertemukan organisasi profesi, lembaga sosial, pemerintah, pengelola pusat perbelanjaan, serta masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan pelayanan yang lebih inklusif.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Masih Level 3, Aktivitas Gempa Terus Terpantau

Melalui kegiatan tersebut, PTGMI berharap kerja sama serupa dapat terus diperluas sehingga pelayanan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak penyandang disabilitas di wilayah Bogor.

Peringatan HUT ke-30 PTGMI di wilayah Bogor pun tidak sekadar menjadi momentum untuk memperingati perjalanan organisasi.

Lebih dari itu, perayaan tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian profesi harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, tanpa adanya pengecualian. (***)

Editor : Yosep Awaludin
kota bogor kesehatan gigi disabilitas