Keciduk Kencing Sembarangan di Alun-Alun Kota Bogor, Warga Paledang Disemprot JM

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 12:29 WIB
Pria yang keciduk pipis sembarangan di Alun-Alun Kota Bogor bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyemprot area yang dikencingi. (Foto : Camat for Radar Bogor)
Pria yang keciduk pipis sembarangan di Alun-Alun Kota Bogor bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyemprot area yang dikencingi. (Foto : Camat for Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Warga asal Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah,  keciduk kencing sembarangan di sekitar kawasan Alun-Alun Kota Bogor. 

Warga itu kemudian langsung ditegur oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin yang kebetulan sedang berada di kawasan Alun-Alun Kota Bogor.

Insiden itu diunggah oleh Jenal dalam laman media sosialnya. Pria yang akrab disapa JM terlihat geram melihat prilaku warganya.

Apalagi Alun-Alun Kota Bogor sendiri belum lama viral, karena keluhan aroma pesing yang menyengat di sekitar kawasan tersebut.

“Kita mah jaga kota ini biar rapih, biar bersih, ini kemarin viral bau hangser (Pesing) ini pelakunya. Kita cek sanksinya sementara disuruh semprot dulu,” kata Jenal.

Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadirama membenarkan adanya insiden tersebut. Kejadian itu bermula saat tim tengah menyemprot sejumlah Jalan Kota Bogor.

Baca Juga: Seblak Teh Marni Nevac, Seblak Prasmanan Baru di Cibinong dengan Harga Mulai Seribuan

“Kita kan lagi nyenprot water mist muter SSA terus ke Soedirman, Ciwaringin sampai ke Alun-Alun Kota Bogor karena banyak debu vulkanik,” ujar Dheri.

Setibanya di Alun-Alun Kota Bogor tim langsung breafing park ranger yang bertugas. Mereka disebut Dheri diperintahkan untuk selalu menjaga kebersihan

“Terus gaboleh ada PKL yang masuk, jangan ada yang pipis sembarangan, belum beres itu eh ada yang pipis, langsung dikejar sama pa Wakil,” terang Dheri.

Pria tersebut kemudian dilempar helm yang tengah digunakan Jenal. Ia kemudian langsung mendapat teguran keras dari orang nomor dua di Kota Bogor itu.

“Kalau semalem disuru itu nyenprot pipis dia pakai water canon bertekanan tinggi dari Damkar,” kata Dheri dikonfirmasi Radar Bogor, Senin 7 September 2026 siang.

Sanksi berikutnya kini tengah menanti. Dheri menerangkan pria tersebut kini diserahkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). 

“Nanti mau ditindak lanjut sama PPNS supaya jadi sanksi administrasasu belum tau ringan atau beratnya, yang pasti sanksi PPNS aja,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
Kencing Jenal Mutaqin Alun-alun Kota Bogor