RADAR BOGOR - Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh dimanfaatkan oleh sejumlah guru di Kota Bogor untuk menbersihkan halaman sekolahnya.
Hal itu seperti yang dilakukan di SDN Sukadamai 3. Kegiatan tersebut melibatkan guru, petugas kebersihan hingga tim kemanan.
Waka Kesiswaan SDN Sukadamai 3 Tulus Mujihadi menjelaskan seluruh lingkungan sekolah yang diselimuti debu vulkanik disemprot menggunakan air.
“Tadi bersih bersih di tiap lorong, ada yang pakai air, selang biasa terus ada juga yang ngepel, jadi kami bagi-bagi tugas,” kata Tulus pada Radar Bogor.
Kegiatan ini dilakukan bukan tanpa alasan. Hampir seluruh lingkungan di sekolah ini dipenuhi abu vulkanik. Proses pembersihan pun makan waktu cukup panjang.
“Tadi lumaya juga dari jam 7 sampai jam 10 an. Lumayan luas juga kan ya. Tadi yang agak lama mah diblapangan,” jelas Tulus, Senin 7 September 2026.
Baca Juga: Abu Vulkanik Mengancam, NPCI Kabupaten Bogor Minta Atlet tak Paksa Latihan Saat Udara Berdebu
Debu yang tebal membuat mereka harus berjibaku lebih keras. Debu tersebut tidak hanya bisa sekedar disapu, tapi harus disemprot pakai air tegangab tinggi.
“Kalau di lapangan mah tebal juga. Sebab gabisa juga disapu karena emang juga ga boleh juga. Soalnya tebel pisan,” ujar Tulus dikonfirmasi lebih lanjut
Meski melakukan kegiatan bersih-bersih namun para guru tidak melupakan kewajibannya. Mereka secara bergiliran melakukan langkah tersebut.
“Tadi ada yang daring dulu terus gantian, saya juga ikut setelah ngajar daring dulu kan buat anak-anak,” ujar Tulus.
Di SDN Sukadamai 3 PJJ dilakukan dengan beberapa skema. Ada yang melakukan tatap muka secara online, ada juga yang hanya memberikan tugas.
“Tapi siswa tetap kamu pantau, jadi kamu juga memberikan tugas juga, terus absensi, siswa harus absen, jadi kami pantau lah,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin