RADAR BOGOR – Pelayanan kesehatan dan keselamatan jemaah menjadi perhatian dalam kegiatan pembinaan dan silaturahmi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) di Masjid Raya Kota Bogor, Senin, 7 September 2026.
Penyelenggara haji dan umrah diminta terus meningkatkan pelayanan kepada jemaah selama proses penyelenggaraan ibadah.
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan jemaah yang didominasi Aparatur Sipil Negara (ASN), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Forkopimda. Acara diawali dengan lantunan selawat bersama dan dilanjutkan dengan kegiatan pembinaan PHU.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor Mahmudi Affan Rangkuti turut membuka kegiatan tersebut bersama Sekretaris Daerah (Setda) Kota Bogor.
Baca Juga: BMKG Peringatkan El Nino Sangat Kuat, Puncak Kemarau Indonesia Diprediksi hingga September 2026
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan sekaligus penguatan silaturahmi antara unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan haji dan umrah.
Dalam penyampaiannya, Mahmudi menekankan penyelenggaraan haji dan umrah memiliki tanggung jawab keumatan yang besar. Karena itu, pelayanan kepada jemaah harus menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas tersebut.
“Penyelenggaraan haji dan umrah ini bukanlah sekadar ekspresi emosional atau bisnis semata, namun ini adalah bagian dari kesempatan dan panggilan ibadah kita,” ujar Mahmudi.
Menurutnya, keterlibatan dalam penyelenggaraan haji dan umrah juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Orientasi tersebut diharapkan dapat mendorong kontribusi yang lebih luas, mulai dari keluarga, lingkungan, hingga daerah.
“Harapannya, usaha ini bertujuan mulia: untuk memajukan diri sendiri, memajukan keluarga, memajukan lingkungan, memajukan kota-kota kita, hingga membawa dampak positif bagi negara,” tambahnya.
Mahmudi kemudian menekankan pentingnya perlindungan terhadap jemaah. Ia meminta aspek kesehatan dan keselamatan tidak berhenti menjadi perhatian, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
“Terakhir, saya ingin berpesan bahwa menjaga kesehatan dan keselamatan jamaah adalah hal yang tidak boleh berhenti diupayakan. Fokuslah pada perbaikan diri masyarakat dan jamaah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji dan umrah untuk terus memperkuat silaturahmi dan ukhuwah. Menurutnya, kolaborasi antarpihak diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.
“Mari kita bergandengan tangan, terus menyambung silaturahmi, dan memperkuat ukhuwah ke depannya,” pungkasnya. (uma)
Editor : Eka Rahmawati