RADAR BOGOR - Kurir paket narkoba berinisial MDF dibekuk Satnarkoba Polresta Bogor Kota di Sidoarjo dan dari tangannya didapati ganja seberat 18 Kg.
MDF saat itu hendak mengambil paketnya di Pull Garasi KYM, tetapi polisi sudah mengintainya sebab paket narkoba itu sempat singgah di Terminal Bubulak.
Kasatnarkoba Polresta Bogor Kota Kompol Ali Jufri mengatakan MDF diduga sudah tiga tahun menjalani profesinya sebagai kurir paket narkoba.
MDF ditugaskan oleh seseorang berinisial YS atau W dan dijanjikan menerima upah dari yang bersangkutan senilai Rp3 juta jika berhasil mengirim paket sesuai intruksi.
“Tersangka ini sudah tiga tahun kenal dengan YS ini, kalau sampai barang ini lepas, dia bakal dikasih upah sekitar Rp3,5 juta pengakuannya ya,” ungkap Ali.
Baca Juga: Dibungkus Pakai Peti Buah, Ganja Seberat 18 Kg Diamankan Polresta Bogor Kota
Tersangka dengan YS pertama kali kenal melalui komonitas motor klasik, polisi saat ini tengah melakukan pengembangan terkait adanya keterlibatan pihak lain.
“Makanya kita terus melakukan pendalaman siapa pengirim barang dan juga siapa yang menyuruh MDF untuk mengambil ganja tersebut,” jelasnya.
Ali mengatakan keberadaan ganja di Kota Bogor sendiri terbilang jarang dan memang termasuk langka oleh sebabnya harganya selangit.
“Saya dengar ukuran 1 kilogram itu sekitar Rp10 juta kalau harga sekarang, karena langkanya ganja yang memang bisa kita ketahui jarang mendapat ganja,” terangnya
Atas pengungkapan kasus ini, Polisi diklaim berhasil menyelamatkan 18 ribu jiwa dari paparan barang haram tersebut. Hitungannya sati kilo dibuat ribuan linting.
“18 ribu lebih orang masyarakat yang kita kalkulasikan dari 1 kg dibuat berapa ribu linting, kami tidak akan tinggal diam untuk menyelamatkan warga,” pungkasnya. (bay)
Editor : Eka Rahmawati