Kebakaran TPA Galuga Bogor, Dedie Rachim Pastikan Penanganan Libatkan Banyak Instansi

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 23:13 WIB
Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono meninjau lokasi kebakaran lahan di TPA Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Selasa, 8 September 2026. (Septi Nulawam H/Radar Bogor)
Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono meninjau lokasi kebakaran lahan di TPA Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Selasa, 8 September 2026. (Septi Nulawam H/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengerahkan sejumlah instansi untuk menangani kebakaran yang meluas di area Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kabupaten Bogor, Selasa, 8 September 2026.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur. Mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), hingga unsur TNI dan Polri.

"Seluruh potensi untuk penanganan kebencanaan mulai dari Wakil Wali Kota Bogor, BPBD, serta Damkar Kota dan Kabupaten Bogor langsung turun bersama. Kami juga dibantu oleh Lanud Atang Sendjaja serta Komandan Resimen Brimob Kedunghalang yang sudah langsung terjun ke lokasi," ujar Dedie di Balai Kota Bogor, Selasa, 8 September 2026.

Dedie juga mengapresiasi dukungan Polresta Bogor Kota, Polres Bogor, Korem 061/Suryakancana, dan Kodim 0621 dalam penanganan kebakaran tersebut. Menurutnya, sinergi lintas instansi dibutuhkan untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Kebakaran tersebut diduga dipicu api dari lahan milik masyarakat di sekitar TPAS Galuga. Api kemudian merembet ke area TPAS setelah tertiup angin kencang.

Di tengah proses pemadaman, Pemkot Bogor juga menyesuaikan sementara operasional pengangkutan sampah. Kebijakan ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi kendaraan pemadam kebakaran dan alat berat yang keluar masuk lokasi penanganan.

"Untuk pengangkutan sampah, hari ini kita coba pending untuk disesuaikan dengan jadwal masuk kendaraan kedaruratan seperti damkar dan alat berat, sehingga tidak menimbulkan kemacetan yang panjang," jelas Dedie.

Baca Juga: Empang Bogor Jadi Lautan Manusia, Jemaah Membeludak pada Maulid Nabi 1448 Hijriah

Pemkot Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan mengatur kembali jadwal armada pengangkutan sampah mulai Rabu (9/9/2026). Penyesuaian ini dilakukan agar layanan persampahan tetap berjalan tanpa mengganggu akses kendaraan dalam penanganan kebakaran.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono turut meninjau lokasi kebakaran TPAS Galuga. Ia didampingi Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi, dan Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika.

Diaz mengatakan penanganan kebakaran membutuhkan kerja sama lintas instansi. Ia menargetkan kondisi kebakaran dapat terkendali dalam satu hingga dua hari ke depan.

"Kami mencari solusi atas kebakaran yang terjadi di TPAS Galuga ini. Saya rasa tentu tidak mungkin penanganan kebakaran seperti ini dikerjakan oleh satu instansi saja," kata Diaz.

Ia juga mengapresiasi langkah Kota dan Kabupaten Bogor dalam menangani kebakaran. Termasuk dukungan TNI Angkatan Udara dalam operasi water bombing.

Untuk mencegah kejadian serupa, Diaz menyebut Kementerian Lingkungan Hidup telah menerbitkan surat edaran kepada kepala daerah dan Dinas Lingkungan Hidup. Salah satu langkah yang ditekankan yakni pembasahan lahan TPAS secara berkala serta patroli untuk mencegah kebakaran.

"Kami juga sampaikan bahwa LH akan berkoordinasi dengan semua daerah agar 522 TPA ini dipastikan tidak lagi terjadi kebakaran," tegasnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
bogor Dedie Rachim tpa galuga kebakaran