Jalur Lari dan Jalan di Lapangan Sempur Tak Kunjung Dipisah, Pemkot Bogor Masih Tunggu Kajian

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 15:46 WIB
Warga yang tengah lari di jogging track Lapangan Sempur Kota Bogor. Foto: Raissa/Magang Radar Bogor
Warga yang tengah lari di jogging track Lapangan Sempur Kota Bogor. Foto: Raissa/Magang Radar Bogor

RADAR BOGOR – Wacana pemisahan jalur lari dan jalan di Jogging Track Lapangan Sempur, Kota Bogor, hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, usulan tersebut telah cukup lama disuarakan demi meningkatkan kenyamanan masyarakat yang berolahraga.

Saat ini, pelari dan warga yang berjalan kaki masih menggunakan jalur lari yang sama. Kondisi tersebut kerap membuat aktivitas olahraga kurang nyaman, terutama ketika kawasan Lapangan Sempur Kota Bogor dipadati pengunjung pada akhir pekan maupun hari libur.

Jalur yang seharusnya menjadi ruang olahraga di Lapangan Sempur Bogor pun dinilai kurang ideal bagi pelari karena berbagai aktivitas berlangsung secara bersamaan di lintasan yang sama.

Baca Juga: Motor Distarter Cuma 'Cetik-Cetik, Tidak Mau Nyala? Ternyata Ini Biang Keroknya

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor, Ratu Vivi Silviani, mengatakan rencana pemisahan jalur masih dalam tahap pengkajian.

Menurutnya, terdapat sejumlah pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum kebijakan tersebut direalisasikan. Salah satunya karena Sempur merupakan ruang publik yang digunakan masyarakat untuk berbagai macam aktivitas.

“Sempur adalah salah satu ruang publik di Kota Bogor yang dapat dimanfaatkan dengan berbagai aktivitas di dalamnya,” jelas Ratu.

Baca Juga: Aturan Perdana Alih Status PPPK Menjadi PNS: Perhitungan Masa Kerja dan Usia

Terkait kapan pemisahan jalur lari dan jalan dapat dilakukan, Ratu belum dapat memastikan. Pemerintah Kota Bogor masih menunggu hasil kajian yang sedang dilakukan.

“Menunggu hasil kajian,” kata Ratu saat dikonfirmasi mengenai rencana tersebut, Rabu (9/9/2026).

Dorongan agar jalur lari dan jalan dipisahkan sebelumnya juga datang dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat hingga DPRD Kota Bogor.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Abdul Rosyid, menilai pemisahan lintasan dapat membuat aktivitas olahraga masyarakat menjadi lebih nyaman dan tertib.

Baca Juga: Shawarma Khas Suriah Segera Hadir di Bogor, Bakal Ada Kejutan

Menurutnya, pemisahan tersebut dapat mengurangi potensi pelari dan pejalan kaki saling mengganggu saat menggunakan jalur yang sama.

“Untuk membuat nyaman masyarakat yang berolahraga. Lebih tertib, tidak saling tabrakan. Yang lari bisa konsisten, yang jalan tidak terburu-buru,” ujar Abdul Rosyid.

Ia pun menyarankan Pemkot Bogor meniru konsep yang telah diterapkan di Lapangan Gasibu, Bandung. Menurutnya, pemisahan jalur tidak harus dilakukan dengan perubahan besar maupun membutuhkan anggaran tambahan yang tinggi.

Baca Juga: Tak Sekadar Belajar di Kelas, Siswa SMK Amaliah 2 Ciawi Bogor Jelajahi Dunia Literasi dan Budaya

Salah satu cara sederhana yang bisa diterapkan yakni memasang garis serta tulisan penanda pada lintasan untuk membedakan area lari dan jalan.

Abdul Rosyid menilai warna lintasan tidak harus dibuat berbeda. Dengan kondisi anggaran yang telah ditetapkan, penambahan garis dan tulisan dinilai sudah cukup untuk memberikan informasi kepada pengguna.

“Warna sama tidak apa-apa, yang penting ada tulisan,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
jalur lari bogor jogging track lapangan sempur