TPA Galuga Masih Terbakar, Truk Sampah Kota Bogor Tetap Masuk dengan Sistem Bergiliran

Muhammad Ali • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 17:33 WIB
Truk sampah kembali beroperasi mengangkut sampah ke TPAS Galuga. (Foto : Humas Pemkot for Radar Bogor)
Truk sampah kembali beroperasi mengangkut sampah ke TPAS Galuga. (Foto : Humas Pemkot for Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Aktivitas pengangkutan sampah atau truk sampah dari Kota Bogor menuju Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, tetap berlangsung meski kebakaran masih terjadi di kawasan tersebut.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memastikan pelayanan truk sampah dari rumah tangga maupun lingkungan masyarakat tidak dihentikan. Warga tetap dapat membuang sampah ke TPA Galuga.

“Pelayanan masyarakat, pelayanan truk sampah di tingkat rumah tangga, di masyarakat tetap terlayani, dan bisa dibuang ke TPA Galuga,” ujar Jenal kepada Radar Bogor, Rabu, 9 September 2026.

Baca Juga: Suzuki Haojue Lumi, Skuter Retro Bertampang Manis dengan Fitur Bosch ABS dan Hitachi TCS

Meski demikian, Pemkot Bogor menerapkan sistem shifting atau pengaturan waktu masuk armada. Truk sampah tidak diperbolehkan masuk ke kawasan TPA secara bersamaan dalam jumlah besar.

Pola tersebut diterapkan untuk menghindari antrean kendaraan sekaligus memberikan ruang bagi petugas yang masih berjibaku menangani kebakaran di area TPA.

Untuk mengatur pergerakan kendaraan, petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota dan Kabupaten Bogor turut dikerahkan di sekitar kawasan Galuga.

Baca Juga: Cara Cek Bansos BLT Kesra Rp900 Ribu, Cair atau Tidak Tahun 2026?

Jenal menyebut sebanyak 11 personel Dishub Kota Bogor dan 10 personel Dishub Kabupaten Bogor telah berada di lokasi sejak malam hari. Mereka bertugas mengatur arus lalu lintas dan pola keluar-masuk kendaraan di jalur menuju Galuga.

“Dia yang mengatur pola rekayasa lalu lintas di jalan Galuga,” tuturnya.

Dengan mekanisme tersebut, armada pengangkut sampah diarahkan masuk dan keluar secara bergantian. Koordinasi antarpetugas dilakukan menggunakan radio komunikasi agar pergerakan truk tetap terkendali.

Baca Juga: Pemekaran Bogor Selatan Kembali Menguat, Dedi Aroza Minta Tokoh Masyarakat Segera Susun Langkah

Di tengah kebakaran yang masih berlangsung, Jenal juga meluruskan informasi mengenai penghentian pelayanan sampah yang sempat beredar di masyarakat.

Ia memastikan informasi dalam sebuah flyer yang mencantumkan logo Pemerintah Kota Bogor dan menyebut pengangkutan sampah dihentikan merupakan kabar yang tidak benar.

“Jadi sempat tersebar flyer hoaks, yang mencantumkan logo Pemkot, itu tidak benar,” tegasnya.

Selain mengatur pola pengangkutan, Jenal mengajak masyarakat ikut membantu mengurangi beban TPA dengan mulai memilah sampah sejak dari rumah.

Baca Juga: Yamaha NMAX Old Tiba-Tiba Tidak Bisa Distarter, Ternyata Bukan Aki Tekor

Menurutnya, pemilahan sampah di tingkat rumah tangga dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang harus dibawa ke tempat pembuangan akhir.

“Syukur-syukur bisa memilah di tingkat rumah tangga, sehingga lebih berkurang,” pungkasnya.

Dengan sistem pengangkutan bergiliran tersebut, Pemkot Bogor memastikan pelayanan persampahan tetap berjalan sembari penanganan kebakaran di TPA Galuga terus dilakukan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
bogor truk sampah tpa galuga