RADAR BOGOR - Kerusakan pedestrian di Jalan Sumeru, Kecamatan Bogor Barat menuai sorotan banyak pihak, termasuk DPRD Kota Bogor.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi mendesak agar Pemkot segera turun tangan untuk memperbaiki keruskan pedestrian itu.
“Kami mendorong agar dinas terkait secepatnya memperbaiki pedestrian tersebut,” tegas pria yang juga akrab disapa Kiwong itu.
Kiwong berpandangan, kerusakan pedestrian tidak bisa dianggap remeh sebab fasilitas itu sangat penting digunakan untuk pejalab kaki.
Baca Juga: Pos Jaga Gunung Gede Pangrango Dirusak, Petugas Polhut Diduga Dianiaya
Masyarakat disebutnya mesti menerima manfaat yang maksimal atas fasilitas yang diberikan. Kenyamanan dan keamanan menjadi poin utama dalam meberikan pelayanan.
“Agar bisa di manfaatkan oleh masyarakat khusus nya pejalan kaki secara maksimal dan nyaman,” terang Kiwong.
Seprti diketahui, kerusakan pedestrian di Jalan Sumeru cukup parah, bahkan sebagian titik, bentuknya sudah tampak hancur lebur.
Kerusakan pedestrian itu membuat pejalan kaki terpaksa harus berjalan hingga ke bahu jalan. Hal ini dinilai dapat mengancam keselamatannya.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan keterbatasan anggaran membuat pedestrian di area itu tak kunjung diperbaiki.
“Kan kita memang keterbatasan anggaran. Jadi yang menjadi prioritas dulu, tapi nanti pasti akan dibetulkan bertahap,” jelas Esti keada Radar Bogor.
Pada tahun ini perbaikan pedestrian diprioritaskan di area dekat RS Marzoeki Mahdi, langkah ini dimaksudkan bagian dari persiapan peresmian genebank
“Jangan sampai nanti diresmikan presiden ganebank nya sudah bagus, pedestriannya tidak ada,” kata Esti Rabu, 10 September 2026.
Esti belum berani membocorkan waktu pasti perbaikan pedestrian yang rusak parah itu. Ia hanya memastikan semuanya sudah masuk dalam perencanaan.
“Tahun ini tidak bisa. Tapi waluapun tidak tahun depan pasti sudah direncanakan semua pedestrian,” terang Esti.
Pemerintah Kota Bogor disebut Esti membuka peluang bagi pihak swasta yang hendak ikut terlibat, memperbaiki area pedestrian yang rusak.
“Syukur syukur kalau ada CSR usaha disitu, buat kontribusi pedestrian kita senang senang juga. Siapa tau mereka mah buat pelanggannya nyaman,” pungkasnya (bay)
Editor : Eka Rahmawati