RADAR BOGOR - Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Yayasan Catatan Akhir Sekolah (CAS). Selama enam tahun terakhir, yayasan tersebut konsisten menggelar program Jumat Berkah dengan membagikan ratusan makanan gratis kepada masyarakat.
Aksi sosial itu kembali digelar di depan Kantor Sekretariat CAS, Jalan Raya Loji, samping lampu merah, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat, 11 September 2026 usai pelaksanaan salat Jumat.
Mengusung tema “Bangsa Kita Aman, Bangsa Kita Nyaman”, makanan gratis dibagikan kepada warga sekitar, pengguna jalan hingga para pelajar yang melintas di kawasan tersebut.
Baca Juga: Pasca Kebakaran, Api dan Kepulan Asap Kembali Muncul di TPA Galuga Bogor
Ketua Yayasan Catatan Akhir Sekolah, Endrik Saputra, mengatakan konsistensi menjadi kunci utama dalam menjalankan program tersebut. Seluruh pembiayaan kegiatan, kata dia, berasal dari swadaya internal anggota CAS tanpa melibatkan donatur dari luar.
“Ini kegiatan rutinitas yang konsisten kita jalankan. Selama enam tahun berjalan, kita tidak pernah putus mengadakan Jumat Berkah. Pendanaannya murni dari teman-teman internal semua, tidak melibatkan donatur lain,” ujar Endrik di lokasi kegiatan, Jumat, 11 September 2026.
Menurutnya, tema yang diangkat kali ini juga menjadi pesan bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kedamaian di tengah derasnya arus informasi, khususnya di media sosial.
“Tema kita di sini menekankan bahwa bangsa kita aman dan nyaman. Tujuan utamanya, mudah-mudahan masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di media sosial,” tambahnya.
Endrik menjelaskan, sasaran pembagian makanan meliputi pengguna jalan, masyarakat kurang mampu di sekitar lokasi hingga anak-anak sekolah. Namun, kegiatan tersebut tidak sekadar dimaknai sebagai aksi berbagi makanan.
Ia berharap gerakan sosial yang dilakukan secara konsisten itu dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat, termasuk membantu menekan angka stunting di Kota Bogor.
“Harapan kami salah satunya dapat membantu meminimalisir angka stunting di Kota Bogor, sekaligus memanusiakan manusia. Bogor saat ini membutuhkan sosok role model yang benar-benar hadir dan membaur langsung dengan masyarakat di level paling bawah,” tegasnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Ikatan Alumni STM se-Kota Bogor, Bob Eko. Menurutnya, aksi yang digagas Yayasan CAS menjadi wadah positif bagi para alumni maupun pelajar untuk menyalurkan energi ke kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami dari Ikatan Alumni STM se-Kota Bogor sangat mengapresiasi dan mendukung penuh konsistensi Yayasan CAS dalam menjalankan program Jumat Berkah ini. Ini menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa sinergi alumni dan para pelajar bisa membuahkan gerakan sosial yang berdampak langsung bagi warga,” ungkap Bob.
Ia berharap keterlibatan lintas alumni dalam kegiatan tersebut dapat menjadi teladan bagi para pelajar di Kota Bogor. Terlebih, generasi muda diharapkan mampu menjauhi kegiatan negatif dan lebih mengedepankan solidaritas serta kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Pembina Yayasan CAS Ustaz Bayu Candra menilai aksi berbagi tersebut menjadi bagian penting dalam merawat empati dan solidaritas masyarakat di tengah berbagai dinamika yang dihadapi bangsa.
“Sebagai pembina, tentu kita mengingatkan satu hadist bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain. Di tengah negara yang sedang menghadapi berbagai ujian, alhamdulillah melalui Jumat Berkah ini kita ingin berbagi,” tuturnya.
Menurut Bayu, kegiatan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pembagian makanan. Lebih dari itu, Jumat Berkah menjadi sarana untuk membangun kepedulian sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Ini bukan sekadar urusan makan, karena makan di rumah pun bisa. Namun, langkah kecil ini menunjukkan bahwa masih ada masyarakat yang peduli. Kita di sini membangun kepedulian, mempererat persaudaraan, dan menjaga rumah kita bersama. Negara yang besar bukan hanya yang kuat ekonominya, tetapi negara yang masyarakatnya memiliki kepedulian antarsesama,” lanjutnya.
Bayu juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda. Apalagi, lokasi kegiatan berada di kawasan strategis Bogor Barat yang banyak dilintasi pelajar.
Karena itu, keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi sekaligus membentuk kepedulian sosial sejak dini.
“Harapan besar kita semakin menua, sehingga kita sangat berharap pada generasi muda. Kita melibatkan dan memperlihatkan aksi ini kepada para pelajar untuk menimbulkan spirit bersama, agar anak-anak bangsa memiliki rasa empati dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama yang membutuhkan,” pungkasnya.
Aksi sosial yang berlangsung tertib dan kondusif itu pun mendapat sambutan hangat dari para pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Raya Loji.(ded)
Editor : Eka Rahmawati