CFD Hadir Lagi di Jalan Sudirman Minggu Besok, Wali Kota Bogor Ajak Warga Biasakan Bergerak

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 20:09 WIB
Suasana hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di Jalan Sudirman kawasan air mancur Kota Bogor. (Sofiansyah/Radar Bogor)
Suasana hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di Jalan Sudirman kawasan air mancur Kota Bogor. (Sofiansyah/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Car Free Day (CFD) Kota Bogor kembali hadir di Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu, 13 September 2026 besok. Pemerintah Kota Bogor mengajak masyarakat memanfaatkan ruang publik tersebut untuk berolahraga dan membangun kebiasaan hidup aktif.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, pelaksanaan CFD menjadi salah satu upaya mendorong olahraga dan aktivitas fisik masuk dalam rutinitas masyarakat.

“Insyaallah, besok kita akan selenggarakan kembali Car Free Day Kota Bogor di Jalan Sudirman,” kata Dedie, Sabtu, 12 September 2026.

Baca Juga: KDM Kaget Lihat Kondisi Rumah Warga Garut, Soal MCK Jadi Sorotan

Menurutnya, kegiatan tersebut perlu diarahkan untuk membentuk budaya aktif di tengah masyarakat. Aktivitas fisik, kata dia, perlu dilakukan secara konsisten dalam berbagai lingkungan.

Mulai dari sekolah, tempat kerja, kelurahan, ruang publik, hingga lingkungan keluarga. Dengan begitu, olahraga tidak hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu.

“Sehingga, ini sebagai bagian dari upaya kita untuk menumbuhkan budaya aktif, bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial saja, tapi benar-benar membiasakan untuk terus bergerak, beraktivitas,” ujarnya.

Dedie menilai keberhasilan pembangunan olahraga tidak cukup dilihat dari banyaknya kegiatan yang digelar pemerintah. Kondisi warga dalam menjaga kebugaran dan kesehatan juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kebijakan yang disusun berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Data dan indikator yang terukur diperlukan agar kebijakan olahraga dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Oleh karena itu, setiap kebijakan harus dirumuskan berdasarkan data dan indikator yang terukur berdasarkan kondisi riil yang ada,” pungkasnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
Minggu bogor jalan sudirman cfd