RADAR BOGOR - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal pensiun pada tahun 2026.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor jumlah ASN yang akan purna tugas sebanyak 372 orang.
Data tersebut gabungan dari tiga kategori ASN. Pertama Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 332 orang, PPPK Penuh Waktu 322 dan PPPK Paruh Waktu 32 orang.
Meski pensiun adalah hal lumrah, tetapi kondisi itu cukup membuat Pemkot Bogor kelimpungan mencari SDM guna mengisi kekosongan jabatan.
Baca Juga: 103 Penumpang Virgo Transport 8 Dievakuasi, Ini Pesan Basarnas Terkait Video Viral
Kepala BKPSDM Kota Bogor, Dani Rahadian mengatakan kondisi diperparah dengan absennya pengadaan pegawai yang diinisiasi oleh pemerintah pusat.
“Sekarang emang kekurangan SDM, karena sudah dua tahun tidak ada pengadaan pegawai CPNS dan P3K, jadi yang pensiun tidak ada penggantinya,” jelas Dani.
Dani berharap wacana pengadaan CPNS tahun ini benar-benar direalisasikan. Pemkot Bogor sendiri sudah membuka formasi sebanyak 274 orang.
“Rencananya tahun ini bakal ada (CPNS) formasi yang diusulkan 274 tapi kami masih menunggu kebijakan pusat kapan dimulainya,” jelas Dani.
Formasi CPNS itu diprioritaskan untuk disektor pendidikan dan kesehatan. Langkah ini dilakukan sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Selain lewat CPNS, skema kerja di Pemkot Bogor juga kini mengandalkan digitalisasi. Kebijakan ini dilakukan guna menggantikan pekerjaan manual yang dilakukan banyak orang.
“Jadi pekerjaan manual dan dikerjakan banyak orang, bisa digantikan oleh teknologi yang hanya cukup dikerjakan 1 orang misalnya,” jelas Dani.
Tidak hanya itu Pemkot Bogor juga kini mengsusung konsep kerna orginasi yang efisien dan efektif. Jadi ada beberapa yang dimerger atau perampingan.
“Ya itu yang saat ini kami lakukan, organisasi berjalan Efisien dan efektif dalam pekerjaan merger atau perampingan organisasi,” pungkasnya (bay)
Editor : Eka Rahmawati