RADAR BOGOR - Pembangunan lanjutan GOR Pajajaran, Kota Bogor, terus berjalan. Hingga saat ini, progres pengerjaannya telah mencapai sekitar 35 persen.
GOR Pajajaran juga ditargetkan sudah dapat digunakan untuk sejumlah pertandingan Porprov Jawa Barat sebelum seluruh pembangunan kawasan rampung.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor Anas S. Rasmana mengatakan, progres pembangunan GOR Pajajaran saat ini berada di atas target yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah, on the track semua. Malah itu kita deviasi positif ya, walaupun kecil. Jadi, di atas target untuk saat ini,” kata Anas saat ditemui dalam kegiatan olahraga bersama masyarakat di Lapangan Sempur, Sabtu 12 September 2026.
Menurut dia, pengerjaan tahap lanjutan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Meski belum seluruh bagian GOR dapat digunakan, sejumlah fasilitas sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga.
“Yang bisa digunakan track, lapangan bola. Yang nggak bisa digunakan tribunnya saja. Tapi tribun timur kan ada,” ujarnya.
Baca Juga: Daftar Bansos Cair Minggu Ke-3 September: Batas Cair KKS SI, PIP dan Perpanjangan Beras
Anas mengatakan, kondisi tersebut memungkinkan GOR Pajajaran menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Porprov.
Selain pertandingan di lapangan sepak bola, kawasan tersebut juga dapat digunakan untuk sejumlah cabang olahraga lain.
“Makanya akan dipakai buat Porprov, kemudian juga bisa untuk cabang panahan, drum band, dengan petanque,” katanya.
Ia berharap masyarakat ikut meramaikan pelaksanaan Porprov yang menjadikan Kota Bogor sebagai salah satu tuan rumah.
Keberadaan fasilitas olahraga yang mulai dapat digunakan juga diharapkan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.
Di sisi lain, Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan pembangunan keseluruhan kawasan GOR Pajajaran masih akan berlanjut hingga 2027. Pembangunan tersebut dilakukan melalui tiga tahap.
“Dan tentunya tahun 2027 kita akan selesaikan seluruh rangkaian pembangunan GOR Pajajaran. Jadi, insyaallah di akhir 2027 GOR Pajajaran sudah bisa dipakai lebih representatif,” ungkap Dedie.
Baca Juga: Longsor di Jalan Raya Cilebut Bogor hanya Dipasang Pagar, Masih Menggantung di Atas Tebing
Dedie mengatakan pembangunan fasilitas olahraga menjadi bagian dari upaya menyediakan sarana yang dapat diakses berbagai kelompok masyarakat.
Ia menyebut fasilitas olahraga harus memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak, pemuda, perempuan, laki-laki, lansia, hingga penyandang disabilitas. “Insyaallah, kita terus membangun sarana dan prasarana olahraga,” ujarnya. (uma)
Editor : Yosep Awaludin