Dadang Danubrata ke Lokasi Kebakaran Bondongan Bogor, Dorong Bantuan dan Perbaikan Rumah Korban

Dede Supriadi • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 21:13 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata saat meninjau lokasi kebakaran di Kampung Sindang Resmi, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan. (Dok. Dadang Iskandar)
Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata saat meninjau lokasi kebakaran di Kampung Sindang Resmi, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan. (Dok. Dadang Iskandar)

RADAR BOGOR - Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata turun langsung ke lokasi kebakaran di Kampung Sindang Resmi, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Senin, 14 September 2026.

Kedatangannya untuk melihat kondisi korban sekaligus memastikan kebutuhan warga terdampak kebakaran mendapat perhatian. Dadang juga membawa bantuan berupa beras, mi instan, susu, dan air mineral.

Selain bantuan kebutuhan sehari-hari, Dadang mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk membantu warga yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Ia juga meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) segera membantu pengurusan maupun penggantian dokumen kependudukan milik korban yang terdampak kebakaran.

Baca Juga: Kebakaran di Bondongan Bogor, 2 Rumah Ludes Dilalap Api hingga Rusak Berat

“Bantuan untuk pengurusan warga di rumah sakit juga diberikan, koordinasi dengan Kadinkes. Saya juga minta Dukcapil mengganti data diri korban kebakaran segera,” ujar Dadang yang juga Ketua PDC PDI Perjuangan Kota Bogor.

Menurutnya, kebutuhan korban masih cukup banyak. Karena itu, ia mengajak berbagai pihak ikut turun tangan memberikan bantuan, terutama seragam sekolah, pakaian layak pakai, makanan, susu anak, hingga kebutuhan perempuan.

“Saya mengharapkan semua pihak untuk bisa memberikan bantuan kepada korban kebakaran karena masih dibutuhkan seragam, pakaian layak pakai, makanan dan susu anak-anak dan keperluan wanita,” ungkapnya.

Untuk sementara, korban kebakaran ditampung di rumah tetangga dan saudara di wilayah RW 17. Sejumlah warga juga harus mendapatkan perawatan medis.

Dadang menyebut beberapa korban mengalami sesak napas dan ada pula yang terkena sengatan listrik. Mereka mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit, di antaranya RS Melania, RS Vania, dan RS BSH Tajur.

Tak hanya bantuan darurat, Dadang juga mendorong adanya penanganan jangka panjang bagi korban. Ia meminta pihak kelurahan segera mengajukan bantuan untuk perbaikan rumah yang terbakar.

“Saya minta agar kelurahan segera mengajukan BSTT untuk perbaikan rumah-rumah yang terbakar tersebut dan memberikan tunjangan rumah penampungan sementara untuk korban,” tegasnya.

Dadang mengatakan, dirinya juga telah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah dan Wali Kota Bogor agar Pemkot segera memberikan bantuan kepada warga terdampak.

“Saya sudah koordinasi dengan Pak Sekda dan Pak Wali juga agar Pemkot bisa segera memberikan bantuan kepada korban kebakaran,” katanya.

Sebelumnya, kebakaran melanda permukiman warga di Kampung Sindang Resmi sekitar pukul 15.40 WIB. Dua rumah mengalami kerusakan berat dan empat rumah lainnya terdampak dengan kategori rusak ringan.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bogor M. Ade Nugraha mengatakan, dua rumah yang rusak berat dihuni lima KK dengan total 16 jiwa.

“Yang rusak berat itu pertama dihuni oleh empat Kartu Keluarga (KK) dengan 14 jiwa. Sementara yang satunya lagi dihuni satu KK dua jiwa,” ungkap Ade.

Sebanyak delapan warga juga sempat dibawa ke rumah sakit. Rata-rata mengalami sesak napas akibat terpapar asap kebakaran.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 25 menit dan dilanjutkan pendinginan selama 40 menit. Petugas dari Regu 1 Yasmin, Cibuluh, dan Sukasari dikerahkan hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali. (ded)

Editor : Eka Rahmawati
bogor Bondongan Dadang Danubrata kebakaran